
Jurnalis : Aco Husain
Editor : Arifuddin
Unsulbar News, Majene : Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) kembali mendapat undangan kehormatan dari Burapha University, Thailand. Rombongan rektor Unsulbar yang terdiri dari Dr. Ir. H.Akhsan Djalaluddin,MS (rektor), Dr. H. Rahmat Hasanuddin,M.Si (sesepuh Unsulbar) dan Muhammad Nasi Badu,PhD diterima langsung oleh rektor Burapha University yang merupakan salah satu perguruan tinggi terkemuka di negeri Gajah Putih. Kunjungan tersebut dalam rangka menindaklanjuti nota kesepahaman (Memorandum of Understanding [MoU]) yang telah ditandatangani pada 12 Oktober 2015 yang lalu. Pertemuan yang berlangsung di kampus Burapha University , rabu 26 April 2017 menyepakati sejumlah program strategis kedua institusi.
Menurut Muhammad Nasir Badu,PhD saat dikonfirmasi langsung dari Bangkok melalui via WhatsApp mengungkapkan bahwa kunjungan rektor Unsulbar ke Burapha University merupakan bentuk implementasi dan tindaklanjut dari MoU antara Unsulbar dengan Burapha University. Dalam pesan singkatnya, dosen hubungan internasional tersebut menjelaskan beberapa tawaran program yang sangat strategis dari Burapha University, diantaranya Burapha menawarkan short term program untuk exchange cultural program selama 7 hingga 10 hari, program exchange student, double degree, joint degree, credit transfer dan credit earnings untuk mahasiswa Unsulbar. Program double degree dan joint degree adalah program dimana mahasiswa dapat melanjutkan studi di dua perguruan tinggi yang berbeda.“untuk program double degree dan joint degree mahasiswa Unsulbar akan kuliah di Burapha University selama dua tahun, sehingga setelah selesai akan memperoleh dua ijasah dari Unsulbar dan Burapha University” tulisnya.
Lebih lanjut dirinya mengungkapkan bahwa selain program untuk mahasiswa , Burapha University juga menawarkan program research collaboration bagi dosen Unsulbar yang ingin melakukan kerjasama riset dan penelitian.
