Pandemi Belum Usai, Unsulbar Tunda Kuliah Tatap Muka

Gambar : mahasiswa mengikuti sosialisasi PKL di ruang perkuliahan Fapetkan, Majene (dok. Unsulbar News)

Jurnalis : Reski Nopia Sari
Editor : Masdin

Unsulbar News, Majene. Hingga awal tahun 2021, nampaknya pandemi Covid-19 belum usai, hal tersebut membuat pemerintah yang sebelumnya akan membuka perkuliahan tatap muka kampus pada Januari kembali ditunda seiring meningkatnya kasus positif virus Corona.

Berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) nomor 04/KB/2020, nomor 737 tahun 2020, nomor HK.01.08/Menkes/7093/2020, dan nomor 420-3987 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran pada tahun akademik 2020 hingga 2021 di masa pandemi Covid 19.

Dalam surat keputusan tersebut, Kemendikbud menjelaskan mengenai proses perkuliahan semester genap ini dimana setiap universitas berhak mengambil keputusan untuk melakukan proses perkuliahan dengan tatap muka atau melalui daring dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan aturan yang berlaku.

Dalam hal pelaksanaan pembelajaran tatap muka, merujuk kepada aturan yang dikeluarkan pemerintah agar perguruan tinggi diwajibkan berkordinasi dengan satuan tugas penanganan Covid-19 dan melihat perkembangan kasus di masing-masing daerah.

Melalui pesan WhatsApp, Rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Dr Ir H Akhsan Djalaluddin, MS mengatakan bahwa untuk perkuliahan semester genap tahun 2021 masih menunggu perkembangan kondisi Majene.

“Kita masih menunggu perkembangan kondisi Majene apakah memungkinkan untukk hybrid learning atau kombinasi luring dan daring,” tuturnya (04/01).

Mengenai kesiapan kampus jika tetap melakukan kuliah tatap muka, Akhsan mengatakan masih mendiskusikanya.

“Belum juga, makanya kita masih perlu diskusikan kesiapan kita apalagi Majene akhir-akhir ini juga sudah masuk zona orange,” tambahnya.

Lebih lanjut Akhsan mengatakan untuk menunggu kesiapan kampus dan memantau perkembangan kasus Covid-19, Unsulbar akan melakukan kuliah daring.

Berdasarkan kalender akademik di Siakad, kuliah perdana semester genap sendiri akan berlangsung pada 1 Maret mendatang.

Penundaan Proses Belajar Tatap Muka Juga Diterapkan di Sekolah -Sekolah

Kebijakan penundaan proses belajar tatap muka juga diterapkan di sekolah – sekolah. Hal ini berdasarkan keputusan Pemerintah Kabupaten Majene bersama tim gugus tugas Covid-19 saat rapat koordinasi pemerintah Kabupaten Majene bersama tim gugus tugas covid 19 di ruang rapat Bupati, Senin, 4 Januari 2021.

Plt Bupati Majene, Lukman Nurman dalam rapat tersebut mengatakan, sekolah tetap akan dibuka untuk keperluan administrasi tetapi untuk proses belajarnya dinonaktifkan.


“Jadi setelah hal ini ditetapkan (penundaan pembelajaran tatap muka), tidak ada lagi sekolah dibuka untuk pembelajaran berlaku untuk semua sekolah baik negeri, swasta maupun madrasah di Majene,” tegasnya, dilansir dari humas.majenekab.go.id.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok