
Oleh : Nur Annisa Tasman
Terik telah menjadi sahabat kami
Debu telah menjadi nafas kami
Hitam telah menjadi selimut kami
Keringat telah menjadi kekuatan kami
Hujan tak segan lagi tuk mengguyur
Matahari tak malu lagi tuk menyinari
Angin tak malu lagi tuk berhembus
Petir tak segan lagi tuk bersuara
Kami hanya perantau dari kampung
Kami hanya anak yang punya nyali
Kami hanya manusia yang menjalankan kehidupan
Kami hanya mahasiswa yang mengejar mimpi
Itulah kami
Almamater merah maroon
