Persiapan Dimulai, Latihan Teater “Anjoro Lupa” Angkat Kearifan Lokal Mandar

Proses latihan teater anjoro lupa di gedung Tasha Center (TC). Dokumentasi: Unsulbar News

Jurnalis: Magfirah

Unsulbar News, Majene – Pelestarian budaya lokal kembali disuarakan melalui latihan teater yang bertajuk “Anjoro Lupa” yang mengangkat nilai-nilai kehidupan dan kearifan lokal masyarakat Mandar.

Latihan diikuti oleh beberapa orang dengan latar belakang yang berbeda, latihan dilakukan di gedung Tasha Center (TC) pada Selasa (9/6/2026).

Sutradara sekaligus tim produksi, Andi Arafat yang juga dosen Kehutanan Unsulbar, menjelaskan “Anjoro Lupa” memiliki makna erat dengan kehidupan masyarakat Mandar.

“Kami memilih judul Anjoro Lupa karena kelapa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Mandar. Mulai dari akar, batang, daun hingga buahnya memiliki manfaat dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kelapa bukan hanya tanaman, tetapi memiliki nilai filosofis tentang kebermanfaatan dan ketahanan hidup,” jelasnya.

Lebih lanjut, kedekatan masyarakat Mandar dengan kelapa telah berlangsung lama dan menjadi identitas budaya yang diwariskan turun-temurun.

“Dalam siklus kehidupan masyarakat Mandar, kelapa selalu hadir. Digunakan dalam kebutuhan rumah tangga, tradisi budaya, hingga menjadi sumber penghidupan bagi sebagian masyarakat. Karena itu kami mencoba mengangkat filosofi tersebut ke dalam pertunjukan teater agar generasi muda dapat memahami makna yang terkandung di baliknya,” tutup Andi Arafat.

Salah satu peserta latihan, Elfia Ruslia Suci mahasiswa Program Studi Keperawatan angkatan 2025, mengaku mendapat pengalaman baru.

“Saya merasa sangat senang. Selain akting, kami juga belajar memaknai budaya yang ingin disampaikan melalui cerita. Ini jadi pengalaman berharga karena kami tidak hanya tampil di atas panggung, tetapi ikut menjaga dan memperkenalkan budaya Mandar,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi dan kecintaan terhadap budaya lokal, teater “Anjoro Lupa” diharapkan menjadi upaya nyata menjaga dan melestarikan budaya Mandar agar tetap hidup di tengah generasi masa kini.

Informasi dari tim Unsulbar News, pementasan teater ini akan dilaksanakan pada Oktober 2026.

Editor: Siti Nanda Cahya Al Qadri

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok