[Puisi] Cinta dan Luka

Jayading A Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional. Foto: Dokumentasi Pribadi

Karya : Jayading A

Unsulbar News, Majene – Ku berfikir kamu merasakan hal yang sama.
Ku berfikir kamu merasakan apa yang ku rasakan.
Tiba saatnya ku menyadari, cintaku bertepuk sebelah tangan.
Aku tidak menyesali setelah apa yang aku ungkapkan.

Tapi, aku sadar, kemarin itu bukan cinta.
melainkan hanya sebuah cerita yang kau pandang sebelah mata.
Menyimpan kenangan pahit yang sangat terasa,
yang membuatku jadi mati rasa.

Lukanya masih membekas.
Seperti coretan di atas kertas.
Aku tidak menyimpan dendam.
Namun, rasa ini akan terus kupendam.

Editor: Siti Nanda Cahya Al Qadri

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok