Puisi : NAMAKU “Rakyat”

Diilhami: Abraham La Ode

Gambar : Ilustrasi (sumber : sinergibangsa.org)

aku rakyat

arti namaku ialah kedaulatan

aku tuan rumah demokrasi

aku disuruh memilih pemimpin

dan wakilku sendiri

setiap lima tahunan

mereka menegemis hak pilihku

aku bermandikan janji

pagi sarapan janji

siang terbakar janji

sore dibuai janji

malam kugigit jari

bila pilihanku salah

akulah penyebabnya

bila pemimpin dan wakilku korup

aku dituduh korup

kata para pengemis itu

hanya rakyat yang korup

yang memilih orang korup

ini bukan demokrasi

tapi demoCrazy

mereka jualan senyum

dengan slogan jujur, adil dan amanah

Nabi kah calon pemimpin dan

wakilku?

kata mereka

kami berjuang dari dalam

demi kepentingan rakyat

sejahterakan rakyat

bagaimana bisa mereka berjuang

semacam itu

sementara sistem lawannya?

dan sistem yang ada

dibuat oleh pengusung mereka

sendiri

oh! Semut mau mengatur singa?

aku rakyat bodoh

tak punya gelar di depan dan

belakang namaku

tanpa didikan dan ilmu mumpuni

aku tertidur lelap

dan bermimpi

ada pengemis di sepanjang jalan

yang ternyata perampok

ada perampok di gedung-gedung sana

yang dulunya pengemis

aku terbangun

kekasihku berbisik

ini negeri demoCrazy

Majene, 29 Maret 2019

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok