Seminar Kesehatan, Tingginya Angka Kanker Payudara

Gambar: Dr. H. Nasrudin Andi Mampaware saat membawakan materi dihadapan ratusan peserta seminar kesehatan

Jurnalis: Isvani Arief
Editor: Mardiwansyah

Unsulbar News, Majene. Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mengikuti Seminar Nasional dan Workshop kesehatan yang di adakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Marendeng (Stikmar) yang bekerja sama dengan badan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Ikatan Bidan Indonesia. Dengan tema ” Save Our Live Melalui Deteksi Dini Bahaya Kanker Serviks dan Kanker Payudara”, Minggu, (08/04/18) di aula masjid Ilaikal Mashir. Tercatat 518 peserta yang hadir dari berbagai daerah antara lain, Majene, Mamuju, Polewali Mandar, Pare-pare, Bone, Pinrang, Toraja.

Dr. H. Nasrudin Andi Mampaware ” dalam materinya mengatakan, insiden kanker payudara meningkat di negara berkembang karena meningkatnya angka harapan hidup, menigkatnya urbanisasi dan adopsi gaya hidup barat. Kanker dapat memiliki konsekuensi kesehatan yang parah, dan merupakan penyebab utama kematian. Kanker payudara merupakan penyakit yang paling sering menyerang wanita di seluruh dunia dengan hampir 1,7 juta kasus baru di diagnosis kanker payudara.

“Baik sekali di adakannya seminar seperti ini, terutama daerah Majene yang masih banyak kurang kesadaran akan pentingnya menjauhi kanker serviks dan payudara, penting pula dalam dunia kesehatan yang kurang tahu tentang penyakit reproduksi,” ungkap Mahasiswa Ilmu Kesehatan Unsulbar.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok