
Penulis : Cyndy Rahayu, Jurlian
Unsulbar News, Majene – Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) lewat Fakultas Pertanian dan Kehutanan (Fapertahut) menggelar Seminar Nasional secara Hybrid dalam rangka Dies Natalis Unsulbar ke-15 di Gedung Teather, Senin (27/11/23) pagi.
Merujuk pada tema Dies Natalis mengenai persoalan stunting, seminar ini mengusung tema “Transformasi Pangan Lokal Dalam Akselerasi Penurunan Stunting”.
Seminar ini dihadiri via Zoom Guru Besar Ilmu Gizi FKM Unhas, Prof Dr Veny Hadju M Sc Ph D, Kepala Kesehatan Pangan Provinsi Sulawesi Barat Ir H Abd, Waris Bestari M Si dan Dekan Fapertahut Prof Dr Ir Kaimuddin M S.
Sesi Pemaparan Materi
Pantauan Unsulbar News Prof Dr Veny Hadju M Sc Ph D pada kesempatannya menyampaikan materi berjudul “Prospek dan Inovasi Pangan Lokal sebagai Solusi Penurunan Stunting”.
Dalam penjelasannya mengatakan Stunting sendiri adalah sindrom gagal tubuh pada anak (balita) akibat kekurangan gizi kronis infeksi berulang.
Beliau juga memaparkan data tentang tren balita stunting menurun, namun perlu dipercepat untuk mencapai target 14 persen di tahun 2024 penurunan dari mengonsumsi pangan lokal.
Selain pemateri pertama, Ir H Abd Waris Bestari M Si dan Dekan Fapertahut Unsulbar Prof Dr Ir Kaimuddin M juga hadir memberikan materi kedua dan ketiga.
Ir Waris sendiri membawakan materi tentang “Ketahanan Pangan Berbasis Sumber Daya Hayati Lokal”. Sedangkan Prof Kaimuddin menyampaikan materi “Pangan Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan”.
Dari pemaparan materi, para peserta seminar merasa puas akan ilmu yang didapatkan.
“Dari seminar ini sendiri bahwa kita dapat ilmunya terkait dengan bagaimana kita mengetahui pangan lokal yang baik cara pola asuh yang dapat di lakukan orang tua untuk anak dalam memperbaiki gizi dalam mencegah stunting,” ucap salah satu mahasiswa Unsulbar.

