Seminar Pusat Kajian Fekon Unsulbar, Ulas Peranan Akademisi dalam Pembangunan Daerah

Keterangan foto: Pusat kajian ekonomi dan kemandirian pembangunan Daerah Fekon Unsulbar melaksanakan seminar PKEKPD 2024/Sumber foto: Unsulbar News/Jumadi abdi 

Penulis: Serlia Turu Allo

Unsulbar News, Majene – Pusat Kajian Ekonomi dan Kemandirian Pembangunan Daerah (PKEKPD) Fakultas Ekonomi (Fekon) Universitas Sulawesi Barat ( Unsulbar), adakan seminar peranan akademis dalam mendorong akselerasi pembangun daerah di aula teather, Senin (4/11/2024).

Dalam kegiatan tersebut Kepala PKEKPD Dr H Mujirin M Yamin SE MS sebagai narasumber menggambarkan secara singkat Ibu Kota Nusantara (IKN), serta Visi dan Misi Pembangunan IKN yang menjadi kota dunia untuk semua.

“Secara admisitrasi wilayah IKN terletak di dua kabupaten eksisting yaitu Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Tenggara,” ujarnya.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan sebuah strategi pemanfaatan dalam pemaparan materinya.

“Dengan strategi memanfatkan peluang IKN melalui kerja sama pemda dengan perguruan tinggi, memperkuat integritas rencana program kegiatan antara provinsi dengan kabupaten dan antara kabupaten dengan kabupaten, meningkatkan kemampuan dan komitmen serta integritas aparatur pemerintahan daerah,” beber Mujirin.

Masih pemaparannya, ia menilai kehadiran IKN akan mendorong peningkatan ivestasi swasta, pemerintah serta BUMD, BUMN, dan Lembaga luar negeri untuk pengelolaan SDA secara berkelanjutan, peningkatan kualitas SDM, dan akselerasi peningkatan keterampilan/keahlian tenaga kerja.

Ketua panitia pelaksana, Indra Basir SE AK menyampaikan latar belakang dilaksanakannya seminar tersebut.

“Sebenarnya kita melihat bahwa memang masih minim yah di Unsulbar itu khususnya kita di fakultas ekonomi kerja sama yang kemudian melibatkan akademisi dalam merancang kebijakan pembangunan daerah, nah itu kita mengangkat ini untuk menyadarkan bahwa kita itu sebagai akdemisi perlu untuk berkontribusi dari aspek riset untuk merumuskan kebijakan yang marak pada perbaikan pembangunan daerah,” jujarnya saat diwawancara Senin (4/11).

“Semacam mempunyai kesadaran, kemudian juga menangkap isi kira-kira apa yang bagus diteliti oleh akademisi yang bisa berdampak pada pembangunan daerah. Setelah seminar ini selesai dari fakultas ekonomi agar mendorong dosen untuk merumuskan semacam proposal yang diajukan kepada pemerintah daerah,“ sambung dia.

Adapun Mujirin saat ditemui langsung Unsulbar News, menyampaikan sebuah persiapan dalam mendorong pembangunan daerah.

“Jadi nanti setelah ini saya akan temui bapak bupati dan pimpinan dinas kepala badannya ini untuk membicarakan implementasi seminar sekarang ini,” ujarnya saat diwawancara Unsulbar News (4/11).

Ia juga menyinggung pentingnya investasi pada suatu daerah. “Jika ingin maju suatu daerah itu yang perlu ditingkatkan adalah investasi atau anggaran pembangunan. Makanya pemerintah daerah ini harus banyak bekerjasama dengan pemerintah luar seperti swasta, banyak membangun hubungan dengan pemerintah pusat agar bisa ditambahkan anggarannya dan lain sebagainya,” terang dosen Fekon Unsulbar tersebut.

Editor: Dhita Tiara Sukma

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok