Tepis Isu Miring Kerenggangan Hubungan, Empat Lembaga di FKIP Ini Kompak Adakan Baksos

Gambar : Foto bersama empat lembaga usai Baksos

Jurnalis : Miftahudin Achmad
Editor : Masdin

Unsulbar News, Majene. Empat lambaga dalam hal ini himpunan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Sulawesi barat (Unsulbar) kompak adakan Bakti sosial (Baksos) secara bersama, Ahad (15/09/2019) pagi.

Lembaga tersebut adalah English Departement Student Association (EDSA), Himpunan mahasiswa pendidikan fisika (Himafi), Himpunan mahasiswa pendidikan biologi (Himabio), dan Himpunan mahasiswa pendidikan matematika (Himapedka).

Mereka mengadakan Baksos di 4 titik, antara lain Mushollah SMA Negeri 3 Majene, Mushollah Kampus Unsulbar di Padang-padang, Masjid Nurul Baburrahman Lino Maloga, dan Masjid Jami’ Nurul Mahmudah Lembang.

Aksi Bakso di empat titik berbeda

Inisiatif ini muncul guna menepis isu miring kerenggangan yang terjadi antar lembaga tersebut. Selain memang merupakan salah satu Program kerja (Proker) masing-masing himpunan. Seperti keterangan Ketua Umum Himafi berikut;

“Pada hari ini kami menepis semua isu-isu tentang renggangnya ke empat himpunan dengan mengadakan kegiatan ini. Mudah-mudahan kedepannya kegiatan-kegiatan seperti ini terus ada,” ujar Muh Ilham Asy’ari.

Senada, Ketua Umum EDSA, Erwin turut memberi komentar. “Mudah-mudahan silaturahmi tetap terjalin dan teman-teman dari setiap himpunan jangan ada persaingan dalam hal program kerja, semoga semua tetap saling berkoordinasi untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya,” tuturnya.

“Semoga silaturahmi terus berjalan, karena kita disini satu. Satu!,” seru Ketua umum Himabio, Muhammad Alim.

“Semoga dengan adanya kegiatan bersama empat himpunan ini, hubungan atau kerja sama akan tetap terjalin kedepannya. Yang intinya bahwa kita ingin selalu sejalan dan menginginkan persatuan serta kerja sama yang baik,” tambah Ketua Umum Himapedka, Seaklangi.

Sebelumnya, ada 5 titik yang telah direncanakan, salah satu titiknya adalah Gereja GPIB Jemaat Imanuel Majene. Namun terkendala karena tidak melakukan sistem administrasi terlebih dahulu. Salah satu perwakilan EDSA, Fadil Syam, mengklarifikasi hal tersebut.

“Kita tidak mengadakan baksos di Gereja karena adanya kendala. Ternyata jika ingin melakukan kegiatan di sana, kita harus menyurat paling tidak tiga hari sebelum pelaksanaan,” jelasnya

Setahun lebih setelah FKIP berdiri, ini adalah kali pertama ke 4 himpunan berkolaborasi dalam satu kegiatan.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok