Tim GenBI Unsulbar Tembus 20 Besar Best Paper YELP 2025, Kalahkan Belasan Pesaing

Tim GenBI Unsulbar dalam program YELP 2025. Foto: Dokumentasi Pribadi/Kaesar

Jurnalis: Suci Anugrah

Unsulbar News, Majene – Tim GenBI (Generasi Baru Indonesia) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) sukses mencatat prestasi gemilang dengan lolos ke 20 besar Best Paper dalam Youth Economic Leadership Program (YELP) Angkatan 9 yang digelar Bank Indonesia Institute.

Tim berprestasi ini terdiri dari Mahmuddin (Informatika 2022), Kaesar (Agribisnis 2022), Muh Akif (Manajemen 2022), Nur Anisa (Akuntansi 2022), dan Alviana (Akuntansi 2022), yang dibimbing langsung oleh Sri Utami Permata, SE, MM, dosen Fakultas Ekonomi.

Diketahui, tim ini mewakili Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat (KPw BI Sulbar) dalam rangkaian kegiatan YELP di Yogyakarta pada 8-11 Desember 2025.

YELP sendiri merupakan program strategis Bank Indonesia untuk mempersiapkan pemimpin ekonomi masa depan Indonesia. Dan tahun ini, kegiatan tersebut memasuki penyelenggaraan ke-9 dan diikuti oleh perwakilan GenBI dari seluruh Indonesia.

Adapun paper inovatif karya tim GenBI Unsulbar berjudul “Pemberdayaan UMKM Sulawesi Barat melalui Aplikasi Sipa’Hubung sebagai Solusi Digital Inklusif Berbasis Value Chain”.

Baca Juga: Dorong Digitalisasi Majene, GenBI Sulbar Luncurkan Aplikasi GenBI Store

Gagasan ini mengusung pendekatan digital untuk memperkuat keterhubungan pelaku UMKM dari hulu ke hilir, menciptakan rantai nilai yang inklusif dan berkelanjutan.

Aplikasi Sipa’Hubung menekankan integrasi antara pelaku usaha, akses pasar, dan dukungan pemangku kepentingan guna mengatasi tantangan struktural UMKM di Sulawesi Barat. Inovasi kontekstual ini diharapkan jadi solusi digital yang relevan dengan karakteristik ekonomi lokal.

Dalam sebuah wawancara dengan Unsulbar News, Kaesar salah satu anggota tim mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi yang mereka raih.

“Kami sangat senang dan termotivasi. Paper ini lahir dari pengamatan langsung kondisi UMKM di Sulbar. Sipa’Hubung bukan hanya ide, tapi solusi nyata untuk digitalisasi yang inklusif,” tuturnya.

Keberhasilan ini diharapkan memicu semangat mahasiswa dan generasi muda Sulawesi Barat lainnya untuk terus berinovasi dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional.

Pada akhirnya, keikutsertaan mereka telah menunjukkan betapa besarnya minat generasi muda untuk berkontribusi nyata untuk pengembangan ekonomi daerah lewat ide-ide kreatifnya.

Editor: Marselino Geradus

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok