Tim PPK ORMAWA ARENOVA Unsulbar Bekali Pelaku Usaha Nira Aren Desa Saragian dengan Keterampilan Digital Marketing

Pelatihan Digital Marketing bagi Pelaku Usaha Nira Aren oleh Tim (PPK ORMAWA) ARENEVO Unsulbar di Desa Saragian. Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi

Jurnalis: Suci Anugrah S

Unsulbar News, Majene – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) ARENOVA Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar Pelatihan Digital Marketing bagi pelaku usaha nira aren di Balai Desa Saragian, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (04/07/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran produk gula aren.

Pelatihan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WITA tersebut menghadirkan Dosen Program Studi Manajemen Unsulbar, Irfan Yusuf, M.M., sebagai narasumber. Kegiatan didampingi oleh dosen pembimbing PPK ORMAWA ARENOVA, Sudirman, S.TP., M.T., serta dibuka secara resmi oleh Sekretaris Desa Saragian, Gapri.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan dosen pembimbing, pembukaan resmi oleh Sekretaris Desa Saragian, pelaksanaan pretest, penyampaian materi, praktik digital marketing, post-test, hingga penutupan.

Dalam penyampaian materinya, Irfan Yusuf menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah pola pemasaran produk sehingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu mampu memanfaatkan media digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar digital marketing, pemanfaatan media sosial dan WhatsApp Business sebagai sarana promosi, penggunaan marketplace, serta strategi menyusun konten pemasaran yang menarik.

Selain menerima materi, peserta juga mengikuti sesi praktik secara langsung. Mereka didampingi mengenal berbagai platform digital, membuat konten promosi sederhana, serta mempelajari strategi memasarkan produk secara efektif melalui media digital. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka berdiskusi dan mencoba langsung setiap materi yang diberikan.

Ketua Tim PPK ORMAWA ARENOVA, Afdal Muhamad Gafur, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha nira aren agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus memperluas pemasaran produk lokal.

“Sebagai mahasiswa, kami ingin menghadirkan program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami berharap pelaku usaha mampu memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk memperkenalkan produk gula aren Desa Saragian kepada pasar yang lebih luas,” ujar Afdal.

Dosen pembimbing PPK ORMAWA ARENOVA, Sudirman, S.TP., M.T., menilai bahwa kualitas produk harus diimbangi dengan strategi pemasaran yang tepat agar mampu bersaing di tengah perkembangan pasar yang semakin kompetitif.

“Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk pendampingan kepada pelaku usaha agar tidak hanya menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana promosi dan pemasaran. Harapannya, produk gula aren Desa Saragian dapat memiliki daya saing yang lebih tinggi,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Saragian, Gapri, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kemampuan memanfaatkan pemasaran digital menjadi bekal penting bagi pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Sulawesi Barat melalui Tim PPK ORMAWA ARENOVA atas pelaksanaan pelatihan ini. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan oleh para pelaku usaha sehingga mampu meningkatkan pemasaran dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Desa Saragian,” ungkapnya.

Pelatihan digital marketing ini menjadi salah satu rangkaian program pemberdayaan yang dijalankan Tim PPK ORMAWA ARENOVA di Desa Saragian. Ke depannya, tim akan melanjutkan pendampingan kepada para pelaku usaha agar mampu mengimplementasikan strategi pemasaran digital secara berkelanjutan sehingga produk gula aren Desa Saragian semakin dikenal dan memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar.

Editor: Nurzahira

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok