
Jurnalis : Reski Nopia Sari
Editor : Masdin
Unsulbar News, Majene. Desa Tamanggalle Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar menjadi desa wisata yang dibimbing Unsulbar dalam teknis pendampingan desa wisata regional II A (Sulawesi Barat) yang dilaksanakan di Villa Bogor, Jumat (09/08/2020).
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unsulbar, Akhsan Djalaludin menuturkan optimis Tamanggale bisa menjadi desa wisata.
“Harapanya desa ini betul-betul bisa menjadi desa wisata sesuai dengan keinginan kita apalagi diantaranya teman-teman dari 20 penggerak desa wisata ini, ada barang kali 15 orang mahasiswa Unsulbar dan saya optimis dengan desa ini yaitu desa Tamanggalle yang banyak dari mahasiswa Unsulbar,” ungkapnya.
Lokasi yang sama, Husain Nawawi, S IP menuturkan banyak potensi-potensi desa Tamanggalle yang bias diangkat dan dikembangkan, seperti makam-makam raja, industri rumahan pembuat kain sutera Mandar dan potensi alam lainnya. Sehingga memerlukan komitmen besar untuk mewujudkan sebagai desa wisata.
“Ini perlu memang kerja keras untuk mengangkat potensi ini menjadi desa yang pantas dikunjungi,” ujar Kepala Desa Tamanggale itu kepada Unsulbar News.
Melalui via telpon, PLT Direktur Pengembangan SDM Pariwisata, Reza Rahmana Malika, berharap Unsulbar dapat melakukan pengembangan desa wisata secara berkelanjutan.
“Setelah dilakukan kegiatan vasilitas bimbingan teknis harapan kedepanya Unsulbar di Sulbar yang terlibat di program pendampingan ini dapat melakukan kegiatan pengabdian masyarakat untuk pengembangan desa wisata,” tuturnya.
