
Jurnalis: Febrianti Daeng Mangetten, Reski Nopia Sari
Unsulbar News, Majene. Hari pertama pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 digelar Senin (12/04/2021) di pusat UTBK yang tersebar di berbagai universitas. Salah satunya adalah Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).
Sepanjang pelaksanaan UTBK, terdapat beberapa ketentuan yang diberlakukan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) dimana masing-masing pusat UTBK dituntut menerapkan protokol kesehatan guna antisipasi penularan covid-19.
Sehingga sebelum memasuki ruangan, peserta dan panitia diwajibkan untuk memakai masker dan mencuci tangan. Selain itu, peserta yang akan tes dipastikan dalam kondisi sehat melalui pengecekan suhu tubuh.
“Pesertanya harus dipastikan sehat. Kalau mereka demam atau dari ekspresi wajahnya kelihatan lesu itu indikasi bahwa dia kurang sehat. Tapi peserta hari pertama ini lolos semua, artinya mereka sehat,” kata Ketua Pelaksana UTBK, Dr Ir Sulfajri Basri Hasanuddin.
Salah satu peserta UTBK, Abed Nego saat ditemui usai tes mengaku meski melewati pengecekan dasar dan dengan protokol kesehatan, ia tetap merasa nyaman dan antusias.
“Kalau soal kesehatan, saya merasa fit. Untuk lokasi dan pelaksanaannya sendiri sangat nyaman,” ucapnya.
Alumni SMK 1 Mamasa ini berharap bisa lolos di PTN pilihan meski memiliki banyak saingan.
“Tegang karena banyak saingan, tapi semoga lolos,” tutupnya.
Berdasarkan data yang Unsulbar News peroleh, keseluruhan peserta UTBK Unsulbar sebanyak 3.353 yang terbagi dalam dua gelombang. Pertama, 12 April -18 April dan kedua 26 April – 3 Mei 2021.
Adapun lokasi ujian di dua gedung berbeda, yakni Lab Terpadu dengan 3 ruangan dan Lab TIK dengan 4 ruangan. Setiap ruangan maksimal diisi 20 peserta.
Rektor Unsulbar Terima Kunjungan Bupati dan Fokorpimda Majene Tinjau Pelaksanaan UTBK
Rektor Dr H Akhsan Djalaluddin, MS, bersama Wakil Rektor I, Dr Ir Sulfajri Basri Hasanuddin beserta jajarannya menerima kunjungan dari rombongan Bupati Majene dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fokorpimda) Majene.

Fokorpimda sendiri terdiri dari Ketua DPR, Kapolres yang diwakili Kapolsek Banggae, Kejaksaan, Komandan Kodim, Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas Kesehatan untuk memantau pelaksanaan UTBK.
“Kunjungan ini dalam rangka melihat langsung bahwa apa yang kita lakukan sudah berdasarkan protokol kesehatan. Itu karena seluruh penyelanggaraan pertemuan besar yang ada di wilayah kabupaten/provinsi harus ada rekomendasi dari mereka,” ujar Akhsan.
“Alhamdulillah mereka puas melihat situasi pelaksanaan. Kita juga membina silaturahmi, banyak yang kita bicarakan di sini sehubungan bantuan, fasilitas, dan sebagainya,” tambahnya.
