Wajah Baru Fapertahut, Dr Nurlaela S P M Si Resmi Ditetapkan sebagai Dekan Periode 2026-2030

Suasana pemilihan Dekan Fapertahut Unsulbar periode 2026-2030. Foto: Unsulbar News/Nurcahya

Jurnalis: Muhammad Rifaldi. B

Unsulbar News, Majene – Fakultas Pertanian dan Kehutanan (Fapertahut) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melangsungkan pemilihan Dekan Fapertahut periode 2026-2030 di aula Villa Bogor pada, Senin (5/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat kampus, di antaranya Rektor Unsulbar Prof Dr Muhammad Abdy S Si M Si, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Muhammad Nasir Badu Ph D, dan Ketua Senat Fapertahut Muhammad Arafat S Si M Si. Hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat Dr Juanda Maulana M Si, Guru Besar Universitas Hasanuddin sekaligus eks Dekan Fapertahut periode 2019-2025 Prof Dr Ir Kaimuddin M Si, calon Dekan Fapertahut Dr Nurlaela S P M Si, serta sejumlah pejabat lingkup Unsulbar.

Dalam pemilihan tersebut, Dr Nurlaela S P M Si resmi ditetapkan sebagai Dekan Fapertahut secara aklamasi.

Saat diwawancarai Unsulbar News, Ketua Senat Fapertahut Muhammad Arafat, S Si M Si menyampaikan bahwa pendaftaran dimulai sejak Agustus hingga Oktober untuk tahapan seleksi sampai pemilihan dan penetapan Dekan Fapertahut.

“Proses pendaftaran, ya sekitar 2 bulan lebih, 3 bulan terhitung mulai Agustus sampai Oktober. Tepatnya mungkin itu di 31 Agustus sampai pada hari ini, 5 Oktober 2026 itu pemilihan dan penetapan,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sejak pendaftaran dibuka pada tanggal 31 Agustus hingga September hanya ada satu bakal calon yang mendaftarkan diri.

“Sejak dibukanya pendaftaran itu tanggal 31 Agustus sampai 5 September. Dan pada tanggal 21 sampai 25 September kalau tidak salah, itu hanya ada satu calon yang mendaftar,” tambahnya.

Dikutip dari Humas Unsulbar pada laman web unsulbar.ac.id, bakal calon Dekan Fapertahut mengusung visi menjadikan Fapertahut sebagai fakultas unggul dalam pengembangan SDM, ilmu pengetahuan, teknologi pertanian serta kehutanan berbasis kebudayaan pada 2030.

“Menjadikan Fapertahut Unsulbar sebagai fakultas yang unggul dalam pengembangan sumber daya manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian serta kehutanan berbasis kebudayaan pada 2030,” ucap Dr Nurlaela S P M Si dalam paparan visi misinya.

Guna mewujudkan visi tersebut didukung dengan beberapa misi strategis:

  1. Menyelenggarakan pendidikan pertanian dan kehutanan yang bermutu dan relevan, dengan membentuk lulusan yang berjiwa kepemimpinan, mampu berkarya, serta memiliki jiwa kewirausahaan.
  2. Memperkuat penelitian kolaboratif dan inovasi berbasis budaya yang telah dikembangkan sebelumnya.
  3. Memperkuat pengabdian dan kemitraan melalui karya inovatif serta pemikiran yang berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam.
  4. Membangun tata kelola fakultas yang bermutu, transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Dekan Fapertahut yang baru terpilih tersebut menyampaikan harapan agar mahasiswa Fapertahut dapat menjalankan proses pembelajaran dengan sebaik mungkin dengan didukung oleh sarana dan prasarana yang mendukung.

“Harapannya saya tentunya mahasiswa-mahasiswa Fapertahut bisa menjalankan proses pembelajaran dengan sebaik mungkin ya. Jadi tentu ruang-ruang pembelajaran itu lebih diaktifkan lagi, kemudian tentu akan di-support dengan sarana dan prasarana tentunya ya, sejauh yang bisa difasilitasi oleh fakultas,” tutupnya.

Dengan ditetapkannya Dekan baru ini, Fapertahut diharapkan dapat menjadi fakultas yang unggul, dengan seluruh program studi terakreditasi Unggul, SDM dosen dan tenaga pendidik yang meningkat, serta dampak besar bagi pembangunan Sulawesi Barat.

Editor: Nurzahira

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok