
Jurnalis : Reski Nopia Sari
Editor : Masdin
Unsulbar News, Majene. Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menjadi satu-satunya tim wakili Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Jenis Kewirausahaan (PKM-K) Pendidikan Tinggi (Dikti) Selasa, 31 Agustus 2021.
Kepada Unsulbar News, Dian Aulia ketua PKM-K memaparkan keikut sertaan tim mereka, terdiri dari tiga orang dimana semuanya berasal dari Prodi Pendidikan Biologi yakni Dian Aulia sebagai Ketua, Winarti sebagai anggota 1, Hermin Pondo Pasoso’ angggota 2, dan Mufti Hatur Rahmah S Si M Si sebagai dosen pendamping dari Prodi pendidikan Biologi, Fakultas keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP)
Produk yang mereka ciptakan sampai lolos pada pendanaan Dikti adalah bubur bayi instan siap masak berbahan dasar Tarraeng atau Jewawut. Tarraeng merupakan salah satu pangan alternatif khas mandar yang jarang dimanfaatkan dan hanya tumbuh dibeberapa daerah di Indonesia.
Mereka melakukan kemitraan dengan salah satu masyarakat di daerah Pambusuang kabupaten Polewali Mandar yang memiliki lahan tanaman jewawut. Selain itu tim PKM – K Unsulbar ini berharap melalui produk makanan bayi dari jewawut ini kedepannya dapat menjadi salah satu produk lokal andalan sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Lebih jauh Dian Aulia menjelaskan bahwa alasan mereka memilih jenis PKM-K selain berdasarkan saran dari dosen pembimbing juga dapat memajukan perekonimian masyarakat melalui pengenalan produk lokal.
” Pada awalnya kami diberikan dua saran untuk mengambil PKM penelitian atau penelitian kewirausahaan, namun setelah berdiskusi dan ada saran dari dosen pendamping maka kami mengambil skema PKM-K dengan beberapa pertimbangan dengan membuat brand atau produk yang terealisasi untuk perekonomian masyarakat” ujarnya

Ditempat sama dosen pembmbing Mufti Hatur Rahmah, S Si M Si menambahkan tanaman Jewawut ini merupakan tanaman yg tumbuh liar namun memiliki potensi untuk dijadikan bahan pangan pokok selain beras.
“Produk kami ini adalah produk olahan jewawut menjadi bahan MPASI diharapkan pemenuhan gizi balita dengan mengkonsumsi Starmeal ini pada usia emasnya dapat lebih tercukupi dengan harga terjangkau” Tutupnya
Menanggapi hal tersebut, wakil rektor I Unsulbar Dr Ir Zulfajri Basri Hasanuddin M eng menegaskan bahwa kampus akan memberikan dukungan penuh baik moril ataupun materil
“Unsulbar akan memberikan dukungan penuh baik moril maupun materil karena satu-satunya tim yang lolos pada PKM-K membawa nama Unsulbr. kami telah meminta mereka untuk memasukkan proposal apa saja kebutuhan mereka termasuk peralatan untuk mengelolah bahan untuk makanan balita dan peralatan lainnya yang dapat mendukung karya mereka memenangkan lomba PKM-K hingga menuju ke Pimnas” Ujarnya.

