
Jurnalis: Muhammad Yusuf
Unsulbar News, Majene – Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) kembali mengukir prestasi dalam dunia riset dan inovasi mahasiswa, sebanyak 10 proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2025 resmi dinyatakan lolos pendanaan nasional, dengan total dana yang berhasil diraih mencapai Rp67.910.000.
Pendanaan ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), sebagaimana tertuang dalam Surat Pengumuman Hasil Pendanaan PKM Nomor 1995/B2/DT.01.00/2025 tentang Pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Skema Pendanaan Tahun 2025 pada (3/7/2025).
Capaian ini menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa Unsulbar dalam menghadirkan solusi atas persoalan di masyarakat melalui ide kreatif, aplikatif, serta berbasis kearifan lokal.
Beragam skema PKM yang berhasil mendapatkan pendanaan meliputi PKMK (Kewirausahaan), PKM-RE (Riset Eksakta), PKMKC (Karsa Cipta), dan PKM-RSH (Riset Sosial Humaniora).
Tema yang diangkat pun mencakup isu-isu strategis seperti ketahanan pangan, bioteknologi, lingkungan, inovasi produk lokal, hingga pengembangan metode pembelajaran abad 21.
Berikut daftar lengkap 10 proposal mahasiswa Unsulbar yang berhasil lolos pendanaan PKM 2025:
- Nurfadilla – Fresh Fish: Pemanfaatan Cuka Kayu Food Grade sebagai Pengawet Alami Ikan Laut (PKMK) – Rp7.000.000
- Risman Saputra – Garlic-Based Ink (G-INK): Inovasi Tinta Board Marker Ramah Lingkungan dari Limbah Kulit Bawang Putih (PKMK) – Rp6.500.000
- Busrang – Inovasi Kerajinan Biokomposit Berbasis Limbah Eceng Gondok dengan Kombinasi Kain Mandar dan Bio-Coating Daun Sirih untuk Ekonomi Sirkular Sulawesi Barat (PKMK) – Rp7.150.000
- Ria Ramadani – Inovasi Mesin Pemutar Otomatis untuk Produktivitas Kelompok Usaha Tali Rumpun di Desa Karama (PKMKC) – Rp5.200.000
- Vitha – Efektivitas Biochar sebagai Pembenah Tanah untuk Menurunkan Salinitas Tanah pada Tanaman Tomat di Lahan Pesisir (PKMRE) – Rp7.900.000
- Siti Jumriani M. – Eksplorasi Potensi Yeast Probiotik Nira Mamasa dan Kombucha Langsat sebagai Agen Intervensi Metabolik Sindrom (PKMRE) – Rp7.350.000
- Alfahril – Formulasi Bubur Instan Berbasis Tepung Garut, Daun Kelor, Spirulina, dan Ekstrak Ikan Terbang sebagai Pangan Fungsional Pencegah Malnutrisi Balita (PKMRE) – Rp6.500.000
- Chairunnisa – Pengembangan Model Urban Farming Adaptif-Pesisir Berbasis Sistem Informasi Geospasial untuk Ketahanan Iklim dan Ruang Terbuka Hijau di Kelurahan Baurung (PKMRE) – Rp7.250.000
- Sri Wardani – Manarang: Modul Ajar Digital Berbasis Etnomatematika dan Augmented Reality untuk Meningkatkan Metakognitif Siswa di Era Society 5.0 (PKM-RSH) – Rp6.160.000
- Mardewi – Turananpau: Efektivitas Debate Camp Berbasis To’dopuli Mandar untuk Meningkatkan Critical Thinking Siswa SMA (PKM-RSH) – Rp6.900.000
Keberhasilan ini menegaskan kapasitas mahasiswa Unsulbar dalam menghasilkan gagasan-gagasan inovatif yang relevan dengan tantangan zaman serta berdampak nyata bagi pengembangan masyarakat dan daerah.
Seluruh pihak berharap, ke-10 proposal ini tak hanya sukses dalam pelaksanaan programnya, tetapi juga mampu melaju hingga PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) 2025, yang menjadi ajang ilmiah bergengsi tingkat nasional bagi mahasiswa seluruh Indonesia.
Editor: Nurul Inzana Filail

