Resensi Buku: Republik Korupsi : Menyentuh Alam Bawa Sadar Untuk Memberantas Korupsi

Gambar :Cover buku

Oleh : Andriana
Judul : Republik Korupsi
Penulis : Suradi Yasil
Penyunting : Subair dan Idham Arsyad
Desain sampul : Subair
Penerbit : Lembaga Advokasi dan Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR) Makassar
Cetakan 1 : Maret 2005
ISBN : 979-97528-1-7
Halaman : ix + 257

“Hal yang biasa terjadi sehari-hari mendapat perhatian paling kecil dari masyarakat”
-Aristoteles-

Sejarah korupsi di Indonesia sepertinya selalu berulang sejak rezim Orde Lama, Orde Baru, hingga Orde Reformasi. Kemiskinan, kelaparan, kehilangan tempat tinggal, tanah dan sumber kehidupan lainnya diderita oleh jutaan orang di negeri ini disebabkan oleh korupsi.

Republik Korupsi merupakan buku karya Suradi Yasil yang memuat kumpulan puisi yang keseluruhan puisinya bertajuk masalah korupsi. Hampir 200 puisi yang diabadikan dalam buku ini. Alasan penulis membuat sedemikian puisi tentang korupsi, sebab kepekaan penulis melihat kehidupan yang semakin bobrok, pudarnya batas-batas kepatutan serta kerontangnya kepekaan sosial.

Strategi memerangi korupsi di Indonesia kerap kandas karena tiadanya restu politik. Dengan kata lain, para pelaku korupsi adalah politisi itu sendiri. Uang hasil korup digunakan untuk membiayai partai-partai politik.

“kasih uang habislah perkara
bukan kitab undang-undang hukum pidana
plesetan sinisme bahwa hukum dan keadilan
sudah jamak dibeli
(ketengan dan partaian lain lagi ceritanya)
menyuburkan korupsi
di republik ini

oh republik Indonesiaku sayang
mahalukaduka hatiku
menyebutmu republik korupsi”
(halaman 119)

Puisi memang tak mungkin bias menggerakkan revolusi. Tapi bisa menyentuh alam bawah sadar kita untuk mulai bergerak melakukan sesuatu memberantas korupsi.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok