
Jurnalis: Ade Irma Sari
Unsulbar News, Majene – Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) jalankan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS). Program tersebut adalah penigkatkan kualitas pembelajaran guru menggunakan Kurikulum Merdeka.
Tim PKMS FKIP Unsulbar ini terdiri dari Dr Herna SSi MPd dan Dr Sainab, dengan mitra Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) Satap Tandassura, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat.
Dr Herna mengatakan sekolah tersebut salah satu yang mulai menerapkan Kurikulum Merdeka. Dimana telah dilengkapi fasilitas pembelajaran yang memadai, seperti seperti computer, tablet, dan wifi.
“Namun guru-guru di sekolah tersebut mayoritas belum terampil menggunakan fasilitas tersebut. Sehingga kesulitan membuat perangkat pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka,” tambah Dr Herna, Jumat (4/8/2023).
Atas dasar itulah, kemudia pada Senin, 24 Juli 2023 lalu mereka telah memaparkan kepada guru di sekolah tersebut, terkait konsep Kurikulum Merdeka dan perangkat pembelajaran berbasis IT (Information Technology).
“Program Kemitraan Masyarakat Stimulus ini bertujuan untuk mendampingi guru dalam membuat perangkat pembelajaran berbasis IT. Seperti bahan ajar berupa handout dan lembar kerja peserta didik (LKPD),” ucapnya menjelaskan.
Adapun saat ini program tersebut tengah memasuki tahap pendampingan secara daaring, hingga Oktober 2023 mendatang. Sekadar informasi, kegiatan ini merupakan pengabdian pertama oleh tim dosen perguruan tinggi yang dilaksanakan di SMPN Satap Tandassura.
Sehingga Kepala Sekolah, Masna SPd berserta guru-guru berharap bisa terus menjadi mitra dari kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh tim dosen Unsulbar.

