
Penulis: Nur Arifah
Unsulbar News, Majene – Mengapa kita harus mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah dan menguasai bahasa asing? Adapun bahasa itu adalah sistem bunyi yang digunakan untuk berkomunikasi, bekerja sama, berinteraksi dan mengidentifikasi diri di manapun kita berada.
Saat ini bahasa daerah mulai hampir hilang, karena anak penerus bangsa meningggalkan bahasa daerahnya dan membiasakan diri untuk menikmati dan mempelajari bahasa gaul yang dianggap lebih baik dan bergengsi.
Padahal, bahasa daerah harus kita tetap lestarikan dan pelajari, karena itu adalah suatu budaya yang ditinggalkan oleh nenek moyang kita dahulu dan seharusnya kita bangga untuk melestarikan budaya daeraah kita, seperti pada semboyan nasional Indonesia yaitu berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Indonesia memiliki lebih dari 700 bahasa daerah dan negara mengakui hal itu.
Anak-anak penerus bangsa sudah jarang menggunakan bahasa daerahnya sendiri bahkan banyak yang saya lihat, mereka tidak tau menggunakan ataupun mengartikan bahasa daerah mereka. Salah satu faktornya yaitu ketika di rumah, meraka mendengar orang tuanya selalu berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia.
Akhirnya anak penerus bangsa jarang mendengar bahasa daerahnya dan itu membuat bahasa daerah akan punah dan tidak dapat dilestarikan lagi. Maka dari itu sebagai anak bangsa kita harus mempelajari bahasa daerah kita dan melestarikannya.
Baca juga:[Opini] Marketplace Guru: Bias Netizen Indonesia
Namun, kita harus utamakan bahasa persatuan kita yaitu bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia adalah salah satu simbol negara kita. Bahasa Indonesia di gunakan dalam berkomunikasi dari Sabang sampai Merauku, dan sebagai pengikat dan pemersatu bahasa–bahasa daerah. Sehingga, kita harus mengutamaakan bahasa Indonesia. Kita harus bangga menggunakan bahasa Indonesia karena itu adalah jati diri bangsa.
Pada era sekarang bahasa asing sangat penting juga untuk kita kuasai, karena sangat membantu untuk mendapatkan kesempatan bekerja di perusahaan-perusahaan, serta memudahkan untuk mendaftar beasiswa. Ketika kita mempelajari bahasa asing, kita dapat bekomunikasi secara efektif dengan orang-orang di seluruh dunia dan dapat mempelajari budaya negara-negara lain untuk mendapatkan banyak relasi.
Sekolah-sekolah yang ada di Indonesia sudah mengajarakan bahasa asing, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga ke jenjang yang paling tinggi. Mengapa dari jenjang kanak-kanak? Karena pada masa sebelum berumur 10 tahun kemampuan anak-anak untuk mengingat dan membanagun fondasi berbahasa asing sangat bagus untuk kemampuan kognitif, konsentrasi dan kemampuan multitasking.
(Penulis merupakan mahasiswa angkatan 2024, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar))

