Pra PGSD Fest 2025 Sebagai Wadah Evaluasi Pembelajaran Berbasis Proyek

Mahasiswa saat mengikuti Pra PGSD Fest 2025 di Aula Mini Unsulbar 19 Desember 2025/Foto: Dokumentasi Pribadi

Jurnalis: Nur Arifah

Unsulbar News, Majene – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), sukses selenggarakan Pra PGSD Fest 2025 yang berlangsung di Auditorium Mini Unsulbar pada 19–20 Desember 2025.

Kegiatan ini berlangsung pagi hingga sore hari dan diikuti oleh seluruh mahasiswa PGSD sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran akhir semester.

Pra PGSD Fest 2025 merupakan kegiatan akademik berbasis proyek yang mengintegrasikan beberapa mata kuliah, di antaranya Seni Rupa, Seni Tari, Sastra, Konsep Dasar Bahasa Indonesia, serta Media Pembelajaran.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsulbar, yang sekaligus memberikan apresiasi atas inovasi pembelajaran yang dihadirkan oleh Program Studi PGSD.

Dosen Seni Rupa PGSD, Ghazali, SPd MPd selaku penggagas kegiatan, menjelaskan bahwa Pra PGSD Fest 2025 dirancang sebagai bentuk kolaborasi proyek Ujian Akhir Semester (UAS) dari beberapa mata kuliah.

Mahasiswa tidak hanya dinilai melalui ujian tertulis, tetapi juga melalui karya yang dihasilkan selama proses pembelajaran.

Berbagai bentuk karya ditampilkan dalam kegiatan ini, mulai dari pameran seni rupa, pementasan seni tari, pembacaan puisi, hingga pertunjukan drama.

Seluruh karya tersebut merupakan hasil dari proses pembelajaran yang telah dirancang sejak awal perkuliahan dan disepakati dalam kontrak perkuliahan masing-masing mata kuliah.

Menurut Ghazali, sejak awal perkuliahan mahasiswa telah diberikan pemahaman terkait proyek akhir pembelajaran, termasuk pilihan apakah karya tersebut hanya diselesaikan di dalam kelas atau ditampilkan dalam sebuah kegiatan bersama.

Melalui Pra PGSD Fest 2025, karya yang dipilih untuk dipamerkan diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam mengemas, mempresentasikan, serta mempertanggungjawabkan hasil belajarnya secara akademik dan kreatif.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak dipersiapkan menjadi seniman, tetapi dibekali dengan proses kreatif. Kreativitas inilah yang menjadi modal penting bagi calon guru sekolah dasar agar mampu menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Nilai-nilai yang ditekankan dalam Pra PGSD Fest 2025 meliputi kreativitas, kolaborasi, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja dalam tim. Seluruh proses, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan, menjadi bagian dari penilaian akademik mahasiswa.

Keunikan Pra PGSD Fest 2025 terletak pada penggabungan beberapa mata kuliah dalam satu kegiatan festival. Model evaluasi pembelajaran seperti ini dinilai masih jarang dilakukan, khususnya dalam pelaksanaan UAS, sehingga menjadi inovasi pembelajaran yang memberikan pengalaman belajar komprehensif bagi mahasiswa PGSD Unsulbar.

Pada akhir kegiatan, panitia memberikan sertifikat penghargaan dan hadiah kepada mahasiswa dengan karya terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan kerja keras peserta.

Penghargaan diberikan untuk kategori karya seni rupa terbaik juara I, II, dan III, tarian terbaik seni tari juara I, II, dan III, serta kategori sutradara terbaik, pameran terbaik, dan penyajian terbaik untuk mata kuliah Sastra.

Kegiatan ini disebut sebagai “pra” karena menjadi tahap awal untuk melihat antusiasme mahasiswa, kesiapan kepanitiaan, serta kolaborasi antara mahasiswa, program studi, fakultas, dan pimpinan universitas.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi sebelum pelaksanaan PGSD Fest 2026 yang telah masuk dalam program kerja resmi Program Studi PGSD.

Ke depan, PGSD Fest diharapkan dapat dikemas lebih besar dan melibatkan pihak eksternal kampus, seperti pelaku UMKM, sehingga kegiatan tidak hanya menjadi ajang akademik, tetapi juga berbentuk expo pendidikan yang berdampak lebih luas bagi masyarakat.

Pra PGSD Fest 2025 sepenuhnya dikelola oleh mahasiswa angkatan 2024. Pada pelaksanaan PGSD Fest 2026 mendatang, direncanakan akan dilakukan kolaborasi kepanitiaan antara angkatan 2024 dan angkatan 2025 sebagai bentuk regenerasi dan keberlanjutan kegiatan di lingkungan Program Studi PGSD Unsulbar.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok