Sinergi KKN Tematik Unsulbar dan Warga Kuajang Perbaiki Jalan Poros Dusun Lemo

Keterangan foto: Suasana Gotong Royong di Jalan Poros Lemo Desa Kuajang, Sumber : Dokumentasi unsulbar news

Jurnalis: Muhammad Rifaldi. B

Unsulbar News, Majene – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, turut serta dalam kegiatan gotong royong perbaikan jalan poros Dusun Lemo pada Sabtu (25/07/2026).

Kegiatan ini merupakan inisiatif masyarakat yang telah direncanakan sebelumnya. Perbaikan jalan ini merupakan bentuk kepedulian warga Dusun Lemo terhadap kondisi jalan yang sebelumnya telah memakan korban.

M Ilham Saputra selaku Koordinator Desa (Kordes) KKN Kuajang menyampaikan bahwa perbaikan ini telah dilakukan selama beberapa hari dengan menggunakan dana swadaya masyarakat.

“Dalam pelaksanaan gotong royong ini kami bersama masyarakat melakukan pengerjaan jalan secara swadaya, mulai dari membersihkan area jalan, mengangkut material hingga pengecoran,” ucap Ilham Kordes Kuajang.

Ia juga menyampaikan bahwa literasi tidak hanya sebatas membaca dan menulis, tetapi juga menanamkan kepekaan nilai-nilai sosial, kepedulian, dan gotong royong dalam menyelesaikan permasalahan.

“KKN tematik tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana kita menanamkan nilai-nilai sosial seperti kebersamaan, kepedulian, serta partisipasi masyarakat. Melalui gotong royong ini kami bersama masyarakat belajar bahwa literasi juga mencakup kerja sama dan budaya saling membantu untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan,” tambahnya.

Lebih lanjut, mahasiswa KKN tersebut menyampaikan harapan agar kegiatan gotong royong ini dapat mempererat silaturahmi antara masyarakat dan mahasiswa, meningkatkan kebersamaan, serta menumbuhkan kesadaran kolektif.

“Harapannya, kegiatan gotong royong ini dapat mempererat hubungan antara masyarakat dan mahasiswa, meningkatkan semangat kebersamaan, memperbaiki akses jalan demi kelancaran aktivitas warga, serta menumbuhkan kesadaran bahwa pembangunan desa dapat diwujudkan melalui kerja sama dan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” tutupnya.

Kehadiran KKN tidak hanya untuk menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi fasilitator dan penyambung aspirasi masyarakat kepada pemerintah atau pihak terkait.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok