Wisuda ke-XXI Unsulbar Luluskan 500 Wisudawan dengan IPK Rata-rata 3,70, Magister Angkatan I Diwisuda Perdana

Wisudawan Program Sarjana Anggkatan ke – 21, Profesi Ners Angkatan ke -11 dan Magister ke -1 Unsulbar. Foto: Unsulbar News

Jurnalis: Nurzahira

Unsulbar News, Majene – Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar Sidang Terbuka Senat Universitas dalam rangka Wisuda Sarjana Angkatan XXI, Profesi Ners Angkatan XI, dan Program Magister Angkatan I, di Auditorium Mini Unsulbar, Sabtu (1/08/2026).

Sebanyak 500 wisudawan dan wisudawati resmi menyandang gelar akademik maupun profesi pada wisuda kali ini.

Rektor Unsulbar Prof Dr Muhammad Abdy, S Si M Si menjelaskan bahwa 500 lulusan yang diwisuda berasal dari sembilan fakultas dan program di lingkungan Unsulbar. Fakultas Ekonomi menyumbang lulusan terbanyak dengan 115 orang, disusul Fakultas Teknik 98 orang, Fakultas Pertanian dan Kehutanan serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan masing-masing 85 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 49 orang, Fakultas Ilmu Kesehatan 32 orang, Fakultas/Pendidikan Profesi Ners 26 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 9 orang, serta Program Magister 1 orang.

Ia mengungkapkan, rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) para lulusan tahun ini mencapai 3,70 dengan rata-rata masa studi 5 tahun, capaian yang menurutnya menunjukkan bahwa lulusan Unsulbar memiliki kualitas akademik yang baik dan mampu menyelesaikan studi dengan hasil membanggakan.

“Lebih istimewa lagi, wisuda kali ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya Unsulbar mewisuda lulusan Program Magister, sebanyak satu orang lulusan,” ungkapnya.

Wisuda Bukan Garis Akhir, tapi Awal Perjalanan Baru

Dalam sambutannya, Rektor Unsulbar Prof Dr Muhammad Abdy, S Si M Si menegaskan bahwa wisuda bukanlah garis akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan yang sesungguhnya. Ia mengingatkan, di luar kampus para wisudawan akan menghadapi dunia yang jauh lebih dinamis, penuh tantangan, dan berubah sangat cepat seiring masuknya era transformasi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), ekonomi hijau, serta revolusi industri yang terus berkembang.

“Oleh karena itu, ijazah yang Saudara peroleh hari ini bukanlah jaminan kesuksesan,” tegasnya.

Ia menuturkan, yang sesungguhnya menentukan keberhasilan seseorang adalah integritas, karakter, kemampuan belajar sepanjang hayat, kemampuan beradaptasi, kreativitas, kemampuan bekerja sama, serta kepedulian terhadap masyarakat. Menurutnya, dunia kerja tidak hanya mencari orang yang pintar, tetapi juga orang yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja dalam tim, dan memiliki semangat untuk terus belajar.

Empat Pesan Rektor kepada Wisudawan

.Pertama, ia berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater dan menjadi alumni yang membawa nama baik kampus melalui prestasi, etika, dan pengabdian.

Kedua, ia mengimbau agar para wisudawan tidak pernah berhenti belajar, sebab ilmu pengetahuan terus berkembang setiap hari sehingga dibutuhkan semangat untuk terus membaca, mengikuti pelatihan, dan meningkatkan kompetensi.

Ketiga, ia mengajak para lulusan untuk tidak takut menghadapi tantangan. “Kegagalan bukanlah lawan dari keberhasilan. Kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan. Orang yang berhasil bukanlah orang yang tidak pernah gagal, melainkan orang yang selalu bangkit setiap kali mengalami kegagalan,” urainya.

Keempat, ia berpesan agar para lulusan menjadi pribadi yang memberi manfaat bagi masyarakat, sebagaimana pesan Rasulullah SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya (khairunnas anfa’uhum linnas).

Pada kesempatan itu, Rektor Unsulbar Prof Dr Muhammad Abdy, S Si M Si juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para orang tua dan keluarga wisudawan atas doa yang tidak pernah putus, pengorbanan yang tidak pernah dihitung, kerja keras yang tidak pernah dikeluhkan, serta kasih sayang yang tidak pernah berkurang selama mendampingi putra-putri mereka menempuh pendidikan.

Tak lupa, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh unsur sivitas akademika Unsulbar atas dedikasi, pengabdian, kesabaran, dan kerja keras dalam mendidik, membimbing, dan mengantarkan para mahasiswa hingga mencapai hari kelulusan. Menurutnya, keberhasilan para lulusan hari ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika Unsulbar.

Di akhir sambutannya, ia berharap para alumni tetap menjaga hubungan baik dengan almamater serta dapat menjadi mitra Unsulbar dalam berbagai bidang, baik melalui dunia kerja, dunia usaha, pemerintahan, pendidikan, maupun pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap para lulusan dapat menjadi duta Unsulbar di mana pun mereka berada ke depannya.

“Teruslah bermimpi besar. Teruslah berkarya. Teruslah mengabdi. Dan jangan pernah lupa bahwa kesuksesan sejati bukan hanya diukur dari jabatan atau kekayaan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan kepada orang lain,” pungkasnya.

Semoga ilmu yang diperoleh para wisudawan menjadi ilmu yang bermanfaat, menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih baik, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, bangsa, dan negara

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok