​BEM dan HIMA Fakultas Kedokteran Unsulbar Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Warga Majene

Suasana Cek Kesehatan Gratis di kawasan Stadion Prasamya Majene. Foto: Dokumentasi Pribadi

Penulis: Alifia Syifa Dianri, Afrisya Dien Syafa Muhammad

Unsulbar News, Majene – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa (HIMA) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) di kawasan Stadion Prasamya Majene pada, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan bertajuk Coastal Life Festival ini berkolaborasi dengan Klinik FK Unsulbar dan Puskesmas Banggae II. Layanan yang diberikan mencakup pengukuran tinggi badan, lingkar perut, lingkar lengan atas (LILA), gula darah sewaktu (GDS), kolesterol, asam urat, hingga pemeriksaan telinga, mata, gigi, serta konsultasi dokter.

Antusiasme masyarakat membuat warga memadati lokasi sejak pukul 06.00 WITA, sehingga pelayanan dibuka lebih awal dari jadwal semula pukul 06.30 WITA. Hingga penutupan pukul 08.30 WITA, tercatat sebanyak 101 warga telah memeriksakan kesehatannya.

Ketua Pelaksana BEM FK Unsulbar, Irene Amelia, menjelaskan bahwa kegiatan skrining ini bertujuan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap deteksi dini kondisi kesehatan mereka.

“Dengan adanya kegiatan skrining seperti ini, kepedulian masyarakat terhadap kesehatan itu lebih meningkat, kemudian masyarakat lebih mengetahui tentang penyakit-penyakit yang ada di pemeriksaan ini,” ungkap Irene.

Ia menambahkan, tema pesisir dipilih selaras dengan letak geografis kampus dan visi fakultas dalam meningkatkan kesehatan masyarakat pesisir. Meski stok strip uji sempat menipis akibat lonjakan pasien, kegiatan tetap berjalan lancar.

Senada dengan itu, Ketua HIMA FK Unsulbar, Muhammad Rizqi Priyatna, berharap kuota layanan ke depan dapat diperluas agar menjangkau lebih banyak peserta.

Dari pihak mitra, Ketua Tim CKG Puskesmas Banggae II, drg Lily Mirasanti, mengapresiasi kolaborasi ini karena kehadiran mahasiswa kedokteran melengkapi pemeriksaan kolesterol dan asam urat yang sebelumnya hanya terbatas pada gula darah.

Sementara itu, Dekan FK Unsulbar, dr Agung Saprasetya Dwi Laksana MSc PhD, menilai kegiatan ini sebagai wujud nyata pengabdian mahasiswa yang bertepatan dengan momentum Dies Natalis ke-2 FK Unsulbar.

“Saya harapkan dengan kegiatan ini mahasiswa FK Unsulbar sudah mulai secara nyata ikut berperan dalam membantu meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya di Kabupaten Majene dan sekitarnya,” tutur dr Agung.

Ia mendorong agar kegiatan serupa dapat terlaksana secara rutin melalui kolaborasi berkelanjutan bersama dinas kesehatan dan puskesmas setempat.

Catatan evaluasi turut disampaikan dosen pendamping, dr Gabriyah Hamzah MBiomed, terkait perlunya ketersediaan obat-obatan esensial bagi pasien bergejala serta penambahan logistik medis di masa mendatang.

Apresiasi juga datang dari salah seorang warga sekaligus ASN Pemkab Majene, Hifni Zakaria, yang merasa terbantu dengan hadirnya posko kesehatan di ruang publik.

“Kita tidak perlu ke faskes, misalnya ke puskesmas dan rumah sakit, ini bisa di area publik. Alangkah lebih bagusnya memberikan penyuluhan setelah dilakukan pemeriksaan,” tutupnya.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat digelar secara rutin melalui kolaborasi berkelanjutan antara mahasiswa kedokteran, puskesmas, dan dinas kesehatan setempat. Perluasan kuota layanan, penambahan logistik medis, penyediaan obat-obatan esensial bagi pasien bergejala, serta penyuluhan setelah pemeriksaan menjadi catatan penting agar manfaat skrining kesehatan dapat dirasakan lebih banyak warga Majene, khususnya masyarakat pesisir.

Editor: Nurzahira

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok