Aksi Damai Mahasiswa Unsulbar Diapresiasi oleh Pemerintah Majene

Gambar : Sejumlah mahasiswa Unsulbar yang tergabung dalam Aliansi Lembaga Mahasiswa menyampaikan tuntutan di pelataran Kantor Bupati Majene

Editor : Mardiwansyah

Unsulbar News, Majene. Sekitar seratus mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang tergabung dalam Aliansi Lembaga Mahasiswa Unsulbar  menggelar aksi damai di pelataran Kantor Bupati Majene, Kamis 22 Desember 2017.

Aliansi lembaga mahasiswa ini terdiri dari empat Badan Eksekutif Mahasiswa dan dua Organisasi Kedaerahan (Organda), yakni BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, BEM Fakultas Pertanian dan Kehutanan, BEM Fakultas Peternakan dan Perikanan, dan BEM Fakultas Ekonomi. Adapun Organda yang turut hadir dalam aksi damai tersebut adalah Ikatan Mahasiswa Campalagian (IK-MACAN) dan Ikatan Mahasiswa Tu’bi Taramanu.

Aksi ini merupakan bentuk refleksi atas status Kabupaten Majene sebagai kota pendidikan di Provinsi Sulawesi Barat. Olehnya Aliansi Lembaga Mahasiswa Unsulbar menuntut beberapa hal terkait proses peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Majene, khususnya komitmen dalam mendukung percepatan kualitas pendidikan di Unsulbar sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri yang ada di provinsi ke- 33 di Indonesia.

Sarbintara, selaku kordinator lapangan aksi tersebut menuturkan bahwa mahasiswa Unsulbar menuntut komitmen pemerintah daerah agar mempercepat proses pembangunan kampus, khususnya perbaikan akses jalan ke kampus baru di Parang-Parang.

“Kami menuntut perbaikan jalan Masjid 45 daerah Tunda hingga ke Salabulo di daerah Lutang,” tuntut Sarbintara, mahasiswa angkatan 2013 tersebut.

Namun dalam aksi tersebut, mahasiswa tidak berhasil bertemu dengan Bupati Majene Dr. Fahmi Massiara, M.H. disebabkan sedang ada urusan dinas di luar daerah. Meski demikian, Pelaksana Teknis (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda), Burhanuddin menyambut aksi tersebut dengan berdialog di depan mahasiswa dan mengapresiasi unjuk rasa karena berjalan dengan damai tanpa keributan.

“Selaku salah satu pemerintah daerah yang mendengar langsung tuntutan para mahasiswa, saya mengapresiasi adik-adik yang berunjuk rasa hari ini karena menuntut hal yang mendatangkan kebaikan bagi warga Majene. Selain itu, aksi unjuk rasa hari ini juga berjalan lancar tanpa ada keributan dan memblokir jalan,” puji Burhanuddin selaku Plt. Sekda yang mewakili Bupati Majene.

Di akhir aksi damai ini, mahasiswa merasa puas karena tuntutan mereka dapat tersampaikan dengan baik dan direspon lansung oleh pemerintah daerah melalui beberapa kepala dinas terkait.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok