
Jurnalis : Siti Mulkia Nadira
Editor : Masdin
Unsulbar News, Majene. Akibat bencana alam, bumi pertiwi kembali berduka, kali ini gempa bumi terjadi di Sulawesi Tengah (Sulteng) tepatnya di Donggala dan Palu (Jumat, 28/9/2108).
Gempa yang berkekuatan 7,4 SR ini memporak porandakan Donggala dan palu hingga menimbulkan Tsunami. Getaran dari gempa kali ini dapat di rasakan di Kalimantan Selatan (Kalsel), Sulawesi Barat(Sulbar), Menando hingga Sulawesi Selatan (Sulsel).
Hingga hari ketiga pasca gempa, sudah tercatat lebih dari 832 korban jiwa dan puluhan luka berat serta beberapa warga yang hilang. Kondisi kota Palu dan Donggala saat ini masih belum stabil dan jaringan ponsel pun masih belum dapat di jangkau akibat sebagian besar listrik masih padam.
Menanggapi akan musibah gempa dan tsunami Sulteng ini, unsur pemerintah, masyarakat, pemuda dan mahasiswa di Sulawesi Barat merasa terpanggil untuk membantu meringankan beban korban gempa dan tsunami tersebut melalui aksi pengumpulan bantuan dana, tidak terkecuali mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).
Hingga hari kedua, mahasiswa Unsulbar yang terdiri dari pengurus Badan eksekutif mahasiswa (Bem) Fakultas Pertanian dan Kehutanan, Bem Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan), Racana Unsulbar, lembaga eskternal HMI, dan beberapa jurnalis media online Unsulbar News melakukan aksi solidaritas penggalangan dana di beberapa titik yaitu pasar sentral Majene, pusat pertokoan Majene, hingga di wilayah pusat keramaian kecamatan Tinambung.
Hingga berita ini diturunkan, proses pengumpulan bantuan korban gempa dan tsunami Sulteng masih berjalan dibeberapa tempat. Rencananya dana yang terkumpul akan langsung dikirim dan disalurkan ke Palu dan Donggala melalui tim SAR dan aliansi lembaga mahasiswa Sulawesi Barat agar bantuan dapat dengan cepat disalurkan.
Donasi korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala dapat disalurkan melalui
Dompet peduli Unsulbar News :
Rekening BRI 0047-01-048181-50-7 (ST MULKIA NASIRA BASRI) hotline 082394341373

