
Jurnalis : Firman
Editor : Mardiwansyah
Unsulbar News, Majene. Sebagai seorang mahasiswa, rutinitas setiap harinya adalah berangkat ke kampus , kuliah dan kerja tugas. Dibalik kesibukan itu, sebagai mahasiswa beragama Islam tetap harus menjalankan kewajiban untuk beribadah shalat lima waktu, tidak terkecuali mahasiswa Unversitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang berada di parang-parang lokasi kampus baru Unsulbar.
Saat tiba waktu shalat, musholla yang disiapkan untuk mahasiswa dan dosen di kampus baru Unsulbar membuat aktivitas ibadah shalat menjadi lancar. Namun kondisi tempat shalat tersebut masih butuh pembenahan, mengingat jarak antara tempat shalat dan tempat wudhu yang berjauhan dan kondisi ruangan shalat kurang rapi serta banyaknya kotoran unggas diakibatkan burung bersarang di langit-langit ruangan musholla.
Ditemui jurnalis Unsulbar News, salah satu dosen Unsulbar yang tidak ingin disebutkan namanya saat selesai melaksanakan shalat mengatakan bahwa pihak kampus Unsulbar perlu menyediakan musholla yang representatif (memadai), mengingat mahasiswa Unsulbar mayoritas muslim.
Lebih lanjut menurutnya musholla yang telah disiapkan sudah cukup bagus, hanya saja perlu dilakukan perbaikan sehingga burung-burung tidak dapat lagi mengotori musholla. ” Sebagai tempat ibadah, musholla di kampus parang-parang sangat sulit dibedakan antara musholla dan sarang burung ” ujarnya.

