Oleh : Ayuni Alamia Haidir Seperti koala yang lupa hendak pulang kemana Seperti angin yang menghibur tanpa meninggalkan nama Saat itu kau meminta bahuku
Sastra
Cerpen dan Puisi
Puisi : Pilihan Sulit
Oleh : Febrianti Daeng Mangetten Bersembunyi dan kelaparan ataukah Berjalan dengan ranjau di kiri kanan Ngeri, oh mengerikan Karena kelaparan tak terbendung dan risiko
Puisi : Debu Debu Lara
Oleh : Febrianti Daeng Mangetten Bukan kembang apitapi ratapan yang membumbung ke langitSebab perihnya tiap tarikan napas oleh debu debu di udara Dari mesin-mesin
Perjuangan di Bumi Assamalewuang
Oleh : Nur Annisa Tasman Terik telah menjadi sahabat kamiDebu telah menjadi nafas kamiHitam telah menjadi selimut kamiKeringat telah menjadi kekuatan kami Hujan tak
Puisi : “Sumpah Pemuda”
Oleh : Adi Menjadikan kita satusatu tumpah darahsatu bangsasatu bahasa Memberikan kita rasarasa cintarasa suka citarasa bangga Berkat sumpahmukini garuda telah bangkitbangkit dari kematian
Puisi: MERDEKA HARUS ADIL KATANYA
Oleh : Achyat Daroini Diawali dengan narasi pembuka yang mengatasnamakan idealismeDi kala mahasiswa ramai-ramai berkoalisiHijau hitam seperti tenggelam nyaris tanpa sorotan Tapi benarkah hijau
Puisi : Lubang Jarum Keadilan
Oleh: Achyat Daroini Siasat keadilan menjadi garis depan, yang melebihi suaramuMenggelegar seperti gunturDibalik jeruji selalu menghantui bak air mataTapi, hanya sebatas masyarakat miskin saja.Kurasa
Puisi : RINDU SIAPA?
Oleh : Ritabulan Ada banyak rinduberlarian di atas awanmasing-masing ada namanya Pada setiap malam rindu kabur dari mimpimenaiki anak tanggalalu rebah di hamparan awan
Puisi : Seberkas Harapan
Oleh : Adi Tetaplah melangkah dengan memegang Harapan Sebab harapanlah yang menjadikan sebuah mimpi Meski mimpi itu terkadang dianggap hanya sebatas angin yang tak
Puisi: “Kurang Lebih Seperti Ini”
Oleh: Fauzan Azima Mahasiswa..Datang berboyong-boyong dari daerahnyaMeninggalkan keluarga dengan perasaan bangga Membusungkan dada mengejar cita, lalu melanjutkan pendidikannya.Berangkat ia dengan penuh gembira,Karna telah memanggul


