Puisi: “Kurang Lebih Seperti Ini”

Gambar: Ilustrasi (medium.com)

Oleh: Fauzan Azima

Mahasiswa..
Datang berboyong-boyong dari daerahnya
Meninggalkan keluarga dengan perasaan bangga


Membusungkan dada mengejar cita, lalu melanjutkan pendidikannya.
Berangkat ia dengan penuh gembira,
Karna telah memanggul gelar maha dari para siswa

Di awal perjalanannya,
Banyak dari mereka menjadi seorang yang hedonis
Tiba di kota petualang hanya mencari kebahagiaan semata


Meyakinkan diri bahwa kehidupan kampus adalah hal yang luar biasa
Hidup menjadi mewah karna susah payah orang tua
Menjadi seorang yang mewah, penuh dengan gaya

Tak jarang juga banyak yang menjelma akademisi
Hari-harinya dipenuhi dengan ketakutan semata
Tunduk akan peraturan membuatnya menjadi seorang yang patuh


Menuruti segala aturan, membuatnya tidak merdeka.
Tapi mereka adalah orang-orang yang disiplin hampir dalam segala jejaknya

Lanjut,
Sebagian mereka memilih untuk jadi organisatoris
Menghabiskan waktu dengan teman di dalam rumpunnya
Sekali-kali melakukan kegiatan hebat bersama

Dan berdiskusi hingga senja menyapa.
Lelap dalam terang dan bercahaya dalam gelap

Waktu terus saja berlalu
Segala kekuatan terfokus menjadi satu
Banyak yang bosan lalu memilih apatis di saat-saat kritis
Tidak peduli terhadap apa-apa lagi


Hidup semau-maunya dan sesuka hati saja
Diri menjadi tidak teratur,
Bahkan membuat cita-cita hancur

Kemudian banyak yang tertindis
Lalu bangkit menjadi kritis
Selalu berpikir untuk bisa memukul mundur para tirani yang bengis
Meneriakan keadilan dan juga revolusi, yang entah saja mereka paham atau tidakkah?


Sesekali turun ke jalan melakukan aksi bersama
Berharap keinginannya dapat cepat terpenuhi
Tapi aksi, tidak selamanya harus menjemur diri

Kehidupan mahasiswa adalah sesuatu yang sempurna
Kita bisa melihat banyak manusia yang berbeda,
Bahkan binatang pun ada.
Tidak hanya itu,
Kita juga bisa melihat tatanan dunia di dalamnya

Seluruh pandangan dan ideologi mengalir didalamnya.
Sejarah-sejarah dunia yang kelam pun tak jarang terekam dalam situasinya

Semuanya telah tersedia,
Kita hanya perlu memilih untuk menjadi apa saja

Penulis adalah Mahasiswa Fakultas Ekonomi Prodi Manajemen Angkatan 2017

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “Puisi: “Kurang Lebih Seperti Ini”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok