
Jurnalis: Ihsan Badrah
Unsulbar News, Majene — Sebelumnya sebanyak 13 tim mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2023.
Salah satu tim lolos bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) adalah PEKA BUMIL yang diketuai oleh Rustimaya, dengan anggota Mayang Sari, Nur Alfira Ar, Rostini dan Melinda Liling.
Rustimaya menuturkan program mereka yaitu “PEKA BUMIL” sudah berjalan selama tiga bulan.
“Pada 16 Juni 2023 lalu tim kami telah lolos tahap pendanaan dengan jumlah dana Rp7.800.000. Selama tiga bulan tim terus giat menjalankan program,” ujar ketua tim, Rustimaya kepada Unsulbar News, Senin (9/10).
Program Cegah Kematian Ibu
Maya sapaan mahasiswi keperawatan tersebut menuturkan, PEKA BUMIL adalah program pengabdian berbasis pemberdayaan keluarga ibu hamil.
Ia menambahkan lewat pengabdian ini jadi upaya dalam meninkatkan derajat kesehatan ibu. Serta menekan angka kematian ibu dengan mengoptimlkan peran keluarga sebagai caregiver.
“Tujuan dari program ini adalah menumbuhkan pengetahuan dan kemampuan dalam pendampingan ibu hamil, mengoptimalkan peran keluarga dalam mendampingi ibu hamil, serta sebagai program percontohan,” ujarnya.
Berlangsung di Kecamatan Pamboang
PKM-PM PEKA BUMIL sendiri dilaksanakan di Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Adapun pada Senin, 9 Oktober 2023 sebagai keberlanjutan program, tim melakukan evaluasi dengan mitra di Desa Bonde Utara, terkait peningkatan pengetahuan dan kemampuan keluarga ibu hamil setelah program berlangsung.
Tim melakukan inisiasi pembentukan forum PEKA BUMIL, bersama dengan mitra yaitu Puskesmas Pamboang.
“Besar harapan dengan adanya forum ini dapat mengoptimalkan program pemberdayaan keluarga ibu hamil,” ucap Rustimaya.
Adapun luaran utama program ini adalah buku pedoman mitra yang nantinya akan memberikan kemudahan pada mitra untuk melanjutkan program.
Selain itu, tim juga telah membekali keluarga ibu hamil (caregiver) dengan modul PEKA BUMIL dan telah menjalankan program sebanyak lima tahapan mulai dari mapping, edukasi, pelatihan, pendamping hingga pemandian.
“Tim sangat senang dan bangga mendapatkan kesempatan untuk menjalankan program ini, sehingga dapat secara langsung mengimplementasikan disiplin ilmu yang dimiliki untuk meningkatkan kesehatan ibu,” sambung mahasiswa angkatan 2020 tersebut.
Respon Mitra
Kepala Puskesmas Pamboang, Muh. Taslim Mannan SKep Ns sangat mendukung program dari mahasiswa Unsulbar. Ia memberikan arahan untuk berdiskusi dengan bidan coordinator terkait pembentukan forum PEKA BUMIL seagai keberlajutan program.
Taslim juga apresiasi terkait luaran yang telah dihasilkan berupa buku pedoman mitra yang menjabarkan secara rinci alur pelaksanaan program, hingga materi yang disampaikan.
“Kami sangat berterima kasih untuk program yang telah dilaksanakan. Hal tersebut sejalan dengan, karena hingga saat ini kami juga terus mencari program terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan, khususnya ibu hamil,” ujarnya.

