Gladi PKKMB Unsulbar 2025: Satu Langkah, Satu Irama, Satukan Ribuan Mahasiswa Baru

Suasana latihan koreografi paper mob PKKMB 2025 Unsulbar. Sumber foto: Unsulbar News/Marselino Geradus

Jurnalis: Nur Arifah

Unsulbar News, Majene — Latihan koreografi massal paper mob libatkan 800 peserta, 8 BEM fakultas, dan 12 UKM di pelataran Gedung A dan B pada hari sabtu (09/08/2025)

Terik matahari Sabtu pagi tak menyurutkan semangat ratusan mahasiswa di pelataran Gedung A dan B Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).

Dengan langkah serempak, mereka bergerak membentuk formasi angka dan kata yang telah dirancang berhari-hari.

Suara peluit, teriakan arahan, dan tepuk tangan sesekali terdengar, menandai jalannya Gladi PKKMB 2025 yang mengusung konsep kreatif dan humanis.

Kegiatan ini digelar dua sesi, pukul 08.00–11.00 WITA dan 14.00–17.00 WITA, dengan lokasi terbagi antara pelataran gedung kembar, auditorium, dan teater kampus.

Prof Dr Ir Sitti Nurani Sirajuddin, S Pt, M Si, IPU, ASEAN Eng, Dekan Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) sekaligus Ketua Panitia PKKMB 2025, menjelaskan bahwa gladi kali ini fokus pada latihan koreografi atau paper mob—formasi visual besar yang akan menjadi salah satu atraksi di acara puncak.

“Tujuannya menyatukan kegiatan. Ini kan pertama kali latihan, otomatis penyatuan pikiran dan gerakan dalam satu koridor agak susah, apalagi bagi mahasiswa baru. Tapi Alhamdulillah perkembangan mereka cepat, mungkin karena pendamping dan koordinator lapangan yang luar biasa,” ujar Prof Sitti Nurani.

Ia menambahkan, “Kegiatan ini betul-betul menunjukkan sisi humanis, tanpa kekerasan, dan menumbuhkan kreativitas mahasiswa. Mereka bisa membuat koreografi yang rapi, itu saya acungi jempol. Semoga di hari H nanti lebih maksimal.”

Tahun lalu, penampilan di PKKMB hanya berupa tulisan saat peserta masuk. Tahun ini, panitia mengubah konsep menjadi paper mob—formasi besar di lapangan yang membentuk berbagai pola dan kata.

“Kalau tahun kemarin hanya berbentuk tulisan, sekarang kami kumpulkan di satu lapangan untuk membentuk formasi besar yang bergerak,” jelas Kara Bagas sebagai koordinator lapangan untuk koreografi (paper mob) sekaligus Ketua BEM FISIPHUM.

“Jumlahnya juga meningkat, dari 400 orang tahun lalu menjadi 800 orang. Kami membagi peserta ke dua lokasi, yakni 600 di auditorium dan 200 di teater. Setiap gugus berisi 20 orang, dan total ada 40 gugus,” lanjut Bagas

Formasi yang dibentuk pun beragam, mulai dari angka “3, 2, 1”, tulisan “Welcome to, PKKMB Unsulbar 2025”, “Unsulbar Berdampak”, hingga bendera Merah Putih.

PKKMB tahun ini akan diikuti lebih dari 2.000 mahasiswa baru, sehingga panitia membagi kegiatan menjadi dua skema yaitu luring dan daring.

Untuk luring, peserta dibagi di auditorium dan teater guna menghindari penumpukan massa.

Acara puncak di tingkat universitas akan berlangsung pada 12 Agustus 2025.

Sejumlah tamu penting telah dikonfirmasi hadir, termasuk Gubernur Sulawesi Barat, para Bupati, Bawaslu, dan Sekprov.

Gubernur dijadwalkan memberi orasi sekaligus menandatangani nota kerja sama (MoU) dengan berbagai instansi.

“Kita ingin menunjukkan bahwa Unsulbar adalah milik semua,” tegas Prof Sitti Nurani.

PKKMB tingkat fakultas akan berlangsung 13–16 Agustus.

Karena keterbatasan ruangan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) memindahkan jadwalnya ke 18 Agustus.

Menurut Prof Sitti Nurani, seluruh konsep PKKMB 2025 dibangun atas semangat kebersamaan lintas fakultas.

Ada 8 BEM fakultas dan 12 UKM dilibatkan khusus untuk sesi latihan koreografi, memastikan formasi berjalan rapi dan seragam.

“Ini kerja sama semua elemen civitas akademika. Dari mahasiswa, dosen, hingga staf, semua terlibat,” tuturnya.

Bagi mahasiswa baru, geladi ini bukan sekadar latihan teknis, tetapi juga pengalaman awal mengenal budaya kerja sama di kampus.

Formasi-formasi yang mereka buat menjadi simbol penyatuan langkah menuju kehidupan akademik yang lebih luas.

Editor: Nurul Inzana Filail

Nurul Inzana Filail

Just call me Iyun. Meet me on Instagram @iyunniee_

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok