
Jurnalis : Reski Nopia Sari
Editor : Masdin
Unsulbar News, Majene. Tidak hanya menyalurkan bantuan berupa sembako, Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (Himahi) Unsulbar adakan trauma healing untuk anak-anak korban gempa di Ulumanda.
Bencana gempa yang terjadi di Sulawesi Barat mengakibatkan banyak kerugian, kerusakan bahkan korban jiwa dan membuat warga trauma untuk tinggal di rumahnya kususnya anak-anak. Di daerah Ulumanda tepatnya Dusun Tamalonang, Desa Kabiraan, yang merupakan salah satu pusat gempa di Majene, menjadi sasaran Himahi melakukan kegiatan trauma healing tersebut.
Tidak sendiri, aksi trauma healing yang diadakan selama 4 hari dari tanggal 18 hingga 21 Februari 2020 tersebut kolaborasi dengan kelompok mahasiswa peduli lingkungan dan pangan, Baskara Team.
Lebih lanjut ketua umum Himahi Unsulbar, Abd Rahman Hasri menjelaskan kegiatan kolaborasi ini merupakan bagian dari program Himahi Care.
“Awalnya kami berbincang dan berdiskusi bersama Baskara Team, mendengar apa yang telah mereka paparkan, kebetulan juga sejalan dengan program kami yaitu Himahi care,” pungkasnya saat ditemui langsung di sela kegiatan.
Karena ini merupakan program hasil kolaborasi, maka kegiatan ini terdiri atas dua konsep utama yakni trauma healing dan sekolah darurat.
“Beberapa kegiatan yakni, ice breaking dan beberapa permainan yang kami angkat adalah permainan tradisional, mewarnai sekaligus edukasi ugly food dan senam pagi,” tutup mahasiswa angkatan 2018 itu.
Di tempat yang sama, Muh Mahdi sebagai Leader Bakara Team berharap dengan program ini dapat mengembalikan keceriaan anak-anak dan menghilangkan trauma.
“Semoga dapat sedikit membantu memulihkan kondisi psikis dan menghilangkan trauma yang dialami anak-anak yang ada disana dan mengukir senyum indah kebahagiaan,” ungkapnya.
Kepada Unsulbar News, Kepala Dusun Tamalonang Abd Rahim mengapresiasi atas kegiatan yang mereka lakukan.
“Terima kasih atas kedatangan adek-adek. Karena kedatangan adek-adek ini, anak kami sangat terhibur dan dapat memulihkan trauma anak-anak kami,” tuturnya.
