
Jurnalis: Ester Lita Sareong
Unsulbar News, Majene — Puluhan kader Himpunan Ilmu Politik (Himapol), Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (Himahi), dan Himpunan Mahasiswa Hukum (HMH), melakukan aksi bakti sosial di Bukit Parang-Parang, Majene, Sabtu (26/8/2023) sore.
Bakti sosial atau baksos tersebut dengan membersihkan area bukit Parang-parang dari sampah. Lokasi tersebut merupakan tempat camp yang ramai dikunjungi di akhir pekan.
Tiga himpunan mahasiswa jurusan (HMJ) di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) ini begitu kompak dalam aksi.
Berdasarkan pantauan Unsulbar News, dari baksos ini, dikumpulkan paling banyak adalah sampah plastik. Seperti kemasan botol minuman dan makanan ringan.
Ketua Himapol Unsulbar, Alam menuturkan aksi mereka dengan fokus memungut sampah yang berserakan di bagian tepi curam bukit.
Titik tersebut terdapat banyak sampah. Diketahui sampah sengaja dibuang pengunjung karena belum ada fasilitas tempat sampah di lokasi. Selain itu masih minimnya kesadaran akan lingkungan.
“Bak sampah tidak ada, dan yang camp hanya membuang sampah di jurang sehingga semakin menumpuknya sampah di tempat ini,” tutur Alam saat diwawancara di lokasi.
Perihal aksi baksos, Bendahara Himahi Unsulbar, Dini Reski Handayani mengatakan ini terlaksana dari inisiasi para pengurus ketiga himpunan.
“Kami sama-sama menginisiasi kegiatan bermanfaat ini, karena kami melihat kurangnya bakti sosial di tempat wisata Majene dan ini adalah kegiatan pertama kali kami lakukan dalam skala fakultas kami,” terang Dini.
Adapun wawancaranya bersama ketua HMH Unsulbar, Rahmat menambahkan apa yang mereka lakukan bisa dirasakan manfaatnya. Serta bisa mendorong pihak lain untuk melakukan aksi serupa.
“Terciptanya kegiatan ini dapat menjadikan patron awal bagi himpunan lain di Universitas Sulawesi Barat agar melakukan hal yang sama, saya juga sangat mengapresiasi semangat teman-teman HMJ untuk melakukan kegiatan ini,” ungkap Rahmat.

