Jalan Trans Sulawesi Rusak, Mahasiswa Unsulbar Terancam Tak Bisa Pulkam

Proses perbaikan jalan amblas di Rangas Majene, Sabtu (24/12/2022)/Sumber Foto: Kito

Penulis : Marselino Geradus
Editor : Masdin

Unsulbar News, Majene – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sulawesi Barat belakangan ini berdampak pada terputusnya akses jalan lintas barat Sulawesi.

Seperti di Kabupaten Majene, hujan deras yang mengguyur membuat jalan poros Majene – Mamuju, tepatnya di Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae amblas, Sabtu (24/12/2022) pagi.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene, Sirajuddin menuturkan kondisi jalan membahayakan pengendara yang melintas.

“Pagi ini saya berada di jalan poros Majene – Mamuju tepatnya di Buttu Ra’ba, Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae. Jalan ini amblas turun, sehingga sangat berbahaya untuk dilewati oleh kendaraan, utamanya kendaraan roda empat,” ungkapnya lewat siaran akun Facebook pribadinya.

Melaporkan langsung dari lokasi tersebut, ia himbau kepada masyarakat yang hendak melintas untuk menunda perjalanan sementara waktu.

Selain jalan amblas, dampak lain cuaca buruk juga membuat tebing di sepanjang jalan poros Majene – Mamuju rawan terjadi longsor.

Atas kondisi ini tentu menghambat mobilisasi masyarakat yang hendak bepergian. Tidak terkecuali para mahasiswa di Majene yang akan pulang kampung (pulkam) dalam rangka libur semester dan natal.

Deby Melly Cristi misalnya, mahasiswi jurusan Hubungan Internasional Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) ini, khawatir tidak bisa pulang ke kampung halamnya di Tobadak, Mamuju Tengah.

Apalagi awalnya ia rencanakan akan pulang hari ini namun batal karena cuaca buruk berujung jalan rusak.

“Amburadul, apalagi kan besok natal mi. Tidak pulangka kemarin karena masih ada mata kuliahku yang belum UAS. Rencana mauka pulang hari ini karna selesai semuami, eh tadi pagi liatka IG (media sosial) longsor pale’, jadi batal pulang,” tulisnya sambil mengirimkan emote menangis.

Deby menambahkan, alasan mengapa ia merasa sedih adalah karena semua temannya sudah pulang lebih dulu, sehingga ia merasa kesepian di kost, tanpa ada teman.

Meski begitu, dirinya harap cuaca kembali bersahabat dan akses jalan sudah bisa dilalui. Mengingat dirinya akan tetap pulang untuk mengisi libur kuliah.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok