
Penulis : Ishak
Editor : Masdin
Unsulbar News, Majene – Program Studi Hubungan Internasional (HI), Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) gelar Short Diplomatic Course (SDC) di ruangan Sandeq, Villa Bogor, Leppe, Majene, Jumat (23/12/2022) siang.
SDC sendiri merupakan kegiatan praktik diplomasi, berupa simulasi sidang Internasional pada forum multilateral. Kegitan ini mengusung konsep Sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa atau Model United Nations (MUN).
Tercatat 81 mahasiswa angkatan 2021 jadi peserta dalam kegiatan ini. Mereka bertugas sebagai delegasi dari para negara anggota PBB dan bertemu membahas isu konflik Rusia dan Ukraina. Hal ini sebagaimana tema SDC, yaitu ‘Resolving Russia – Ukraine Conflict’.
Dosen HI Unsulbar, M Rizky Prawira menuturkan kegiatan ini wajib diikuti mahasiswa. Alasannya karena merupakan tugas akhir mata kuliah diplomasi. Adanya praktikum ini juga akan mengasah kemampuan dan penerapan teori bernegosiasi mahasiswa.
“Melatih kemampuan negosiasi dan informasi khususnya di mahasiswa hubungan internasional, sebenarnya MUN sendiri tidak terbatas di prodi HI saja namun orang lain juga bisa mengikuti kegiatannya tersebut,” ujarnya kepada Unsulbar News.
Selama kegiatan para mahasiswa antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Tidak jarang dari SDC ini jadi kesempatan para mahasiswa menjajal pengalaman jadi diplomat.
Hal tersebut sebagaimana kata Farhan, salah satu mahasiswa yang pada praktik mata kuliah ini menjadi delegasi negara Francis.
“Saya merasa menjadi diplomat, dan mengetahui bagaimana sidang PBB berjalan. Serta bagaimana kita harus menjadi perwakilan suatu negara untuk membela dan membawa kepentingan negara yang diwakilkan,” ungkapnya via whatsapp (24/12).
Senada, mahasiswa lain yaitu Nurul Alfia ikut menuturkan perasaannya ikut SDC. Dari kegiatan tersebut ia belajar banyak hal tentang sidang PBB dan peran penting seorang diplomat.
“Selain pelajaran juga pengalaman yang sangat baik, selain itu yang paling menyenangkan bagi saya adalah saya dan teman-teman bisa cosplay jadi diplomat,” ucap delegasi Federasi Rusia itu.
Sebagai penutup baik Farhan dan juga Alfia harap dari praktik mata kilah ini, bisa membuka wawasan dan terus berlajar. Mereka berdua juga mengucapkan bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang menyelenggarakan kegiatan. Khususnya kepada dosen HI dan panitia.

