Kegiatan Mahasiswa HI Unsulbar Peringati Hari Perdamaian Internasional 2023

Mahasiswa HI Unsulbar peserta Diplomat Night Asean Regional Forum dalam rangka memperingati Hari Perdamaian Internasional Tahun 2023 di Villa Bogor Majene, Sabtu (23/9/2023).Foto: Dokumentasi Pribadi

Jurnalis : Gabriel Edo

Unsulbar News, Majene – Program Studi Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), menggelar Diplomat Night Asean Regional Forum dalam rangka memperingati Hari Perdamaian Internasional Tahun 2023 di Villa Bogor Majene, Sabtu (23/9/2023).

Agenda utama Diplomat Night yaitu Praktik Sidang Organisasi Internasional dan Pembuatan Paper Resolusi dengan mengangkat Tema “Preventing and Countering terrorism and Violent Extremism Conducive to Terrorism”.

Tujuan diadakannya praktik ini ialah memberikan pemahaman dan pengalaman langsung kepada mahasiswa HI Unsulbar, terkait Diplomatic Course serta softskill yang harus dimiliki oleh seorang diplomat.

Pada pelaksanaannya, setiap mahasiswa melakukan role-play sebagai delegasi dari 20 negara (diplomat) terkait, untuk kemudian melakukan konferensi internasional terkait tema yang diangkat dan diakhir menyetujui draft resolusi yang ditawarkan oleh delegasi.

Salah satu peserta, Farhan (angkatan 2021), ia sebagai Delegasi dari Indonesia menyampaikan kegiatan ini sangat menarik dan bersyukur bisa mengikuti kegiatan tersebut.

“Sangat menarik karena kegiatan diplomasi memang sangat melekat dalam mahasiswa HI, bahkan masuk sebagai mata kuliah wajib, tentunya sangat bersyukur bisa mengimplementasikan teknik dan strategi negosiasi diplomasi,” ujarnya saat dihubungi via WhatsApp, Selasa (26/9).

Farhan menambahkan, praktik simulasi sidang dengan menjadi seorang diplomat membuatnya dapat merasakan atmosfer bagaimana cara berdiplomasi.

“Dengan mewakili negara yang saya peran kan dan memperjuangkan kepentingan negara masing-masing,” tambahnya.

Lebih lanjut Farhan menyampaikan lewat kegiatan tersebut, ia lebih paham praktek berdiplomasi dan bernegosiasi.

“Setelah mengikuti kegiatan ini saya lebih paham tentang bagaimana itu bernegosiasi, bukan hanya lingkup individu tetapi antar negara, melatih kepercayaan diri dalam menyampaikan argumen dalam forum baik formal maupun semi formal, dan belajar bagaimana kita menyelesaikan masalah ataupun konflik internasional,” tutupnya.

Diakhir kegiatan ini terpilih Muhammad Nurdin (Angkatan 2021) Delegasi dari Australia, sebagai Best Paper, Nursafila (Angkatan 2022) Delegasi dari Korea Selatan, sebagai Best Costum, Randi Hendrawa (Angkatan 2021) Delegasi dari Vietnam sebagai Best Funny, dan Muhammad Asrullah (Angkatan 2021) Delegasi dari Pakistan, sebagai Best Speaker.

Adapun pada pembukaan kegiatan ini dihadiri Wakil Dekan 2 FISIP Unsulbar Asma Amin M A, para dosen HI Unsulbar dan Dosen prodi Hukum Unsulbar.

21 September Hari Perdamaian Internasional

World Peace Day atau Hari Perdamaian Internasional diperingati setiap 21 September di seluruh dunia.

Sebagaimana perayaan ini dengan maksud mempromosikan perdamaian atau dunia tanpa kekerasan.

Tahun ini Hari Perdamaian Internasional mengusung tema “Actions for Peace: Our Ambition for the #GlobalGoals” dimana dikutip dari situs resmi United Nations atau PBB.

Diketahui tema dimaksudkan sebagai seruan untuk masyarakat internasional beraksi dan bertindak memupuk perdamaian melalui tanggung jawab individu masing-masing.

Hal tersebut juga sejalan untuk terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok