Musda HMMI se-Sulselbar, rangkaikan dengan Acara Seminar Sulawesi Penyangga IKN

Gambar : Pembukaan kegiatan HMMI / foto : Unsulbar news, Meliati Tudang

Jurnalis: Siti Nanda Cahya Al Qadri

Unsulbar News, Majene – Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Fakultas Ekonomi (Fekon) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), jadi tuan rumah Musyawarah daerah (Musda) Himpunan Mahasiswa Manajemen Indonesia (HMMI) se- Sulawesi Selatan Sulawesi Barat (Sulselbar) wilayah enam.

Mengusung tema “Regenerasi Organisasi Menuju HMMI yang Berintegritas Dalam Bingkai Solidaritas Guna Terciptanya Rasa Progresif, Loyal, dan Bertanggung Jawab”. Dilaksanakan di ruang teater Unsulbar selama tiga hari, terhitung mulai hari Senin hingga Rabu (24-26 Juni 2024).

Pantauan jurnalis Unsulbar News, kegiatan hari pertama yaitu pembukaan Musda, anggota yang hadir, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tri Dharma Nusantara Makassar, Universitas Wira Bhakti, Universitas Bosowa Makassar, Nobel Indonesia Institut, Universitas Muhammadiyah Palopo, Universitas Kristen Indonesia Toraja, Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar, Universitas Muslim Maros (UMMA), Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju), dan Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar).

Tanggapan Korda Enam HMMI daerah Sulselbar

Koordinator daerah (Korda) enam Muh Ikbal Agus Irsandi, sangat mengapresiasi kinerja Fekon Unsulbar sebagai tuan rumah. “Saya sangat mengucapkan terima kasih banyak kepada tuan rumah yang telah bersemangat dalam menggalang kegiatan ini, dan semoga sukses sampai selesai,” kata Ikbal.

Mahasiswa asal Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tri Dharma Nusantara Makassar tersebut juga berharap, partisipan dapat bertambah di Musda selanjutnya. “Saya juga berharap selanjutnya, mampu merangkul seluruh kampus HMMI yang ada di Sulselbar,” sambungnya.

Dirangkaikan dengan Seminar Nasional

Tidak hanya pembukaan, hari pertama musda tersebut juga dirangkaikan dengan acara seminar nasional dengan tema “Sulawesi Penyangga Ibu kota Nusantara dan Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045. Perkembangan teknologi dan sistem pembayaran dalam dunia bisnis”.

Hadir sebagai pemateri, Wakil dekan Fekon Unsulbar, Dr Wahyu Maulid Adha SE MM dimana ia menjelaskan bahwa pembangunan ibu kota nusantara (IKN) di Kalimantan, sebagai bentuk pemerataan pembangunan ekonomi di kawasan Timur Indonesia.

“Pembangunan IKN di Kalimantan merupakan salah bentuk pemerataan pembangunan ekonomi Indonesia di kawasan Timur,” ucap Wahyu.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa Sulawesi turut ikut berperan dalam mendukung aktivitas pembangunan IKN, termasuk dalam hal ekspor produk Sulbar ke IKN.

Sulbar yang dominan penduduknya bekerja sebagai nelayan, petani, dan peternak, sehingga mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan ekspor produk seperti ikan dan hasil pertanian ke IKN, yang membantu menggerakkan ekonomi lokal.

“Sulawesi sebagai penyandang IKN ini juga, untuk adanya aktivitas ekspor produk dari Sulawesi ke IKN, terutama di Sulbar yang penduduknya banyak bekerja sebagai nelayan, petani, peternak,” tuturnya dalam ruang teater.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok