
Penulis : Nurul Inzana Filail
Editor : Sabria
Unsulbar New, Majene – Workshop mahasiswa prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultsas Teknik, Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) berlangsung di ruang Teater, Selasa (20/12/2022).
Bertajuk “Studio 1 Perencanaan Wilayah Berbasis TIK”, turut hadir dalam workshop Kabid Prasarana Wilayah Kabupaten Majene, Andi Irma Nilawati.
Bawakan sambutan pada pembukaan sekaligus sebgai pihak Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Majene, Andi Irma Nilawati menyampaikan, bahwa Majene menempati posisi pertama di Sulbar sebagai daerah paling beresiko terjadi bencana alam.
“Mengingat Kabupaten Majene rawan bencana alam, inovasi terbaru Prodi PWK di Unsulbar ini sangat diperlukan nantinya,” ujarnya.
Lebih jauh, saat diwawancarai oleh Unsulbar News, Kabid Prasarana Bappeda Kabupaten Majene ini mengapresiasi kegiatan tersebut. Terkhusus ide-ide yang ditawarkan oleh mahasiswa PWK Unsulbar.
“Kami dari pemerintah Bappeda Kabupaten Majene sangat mengapresiasi kegiatan ini, terlebih lagi dengan ide-ide yang ditawarkan oleh mahasiswa PWK dan berharap kedepannya mendapat undangan untuk menyaksikan kegiatan informatif dan inovatif seperti ini,” pungkasnya.
Pantauan Unsulbar News, pada workshop ini juga dihadiri oleh empat camat dan 12 lurah yang berada di Kabupaten Majene. Mereka diundang khusus karena wilayah pemerintahan mereka menjadi wilayah perencanaan mahasiswa dalam workshop tersebutm
Selanjutnya, salah satu rangkaian acara yang memukau audiens adalah penayangan 3 video terbaik, yang mendapat tepuk tangan meriah. Dimana ditampilkan video konsep perencanaan berbasis Blue Economy, Community Base Tourism, dan Local Wisdom Approach.

