Petinggi Unsulbar Ikuti Bimtek di Hotel Aston, Desakan Buka Fakedok Menguat

Gambar : Rektor Unsulbar Prof Dr Muhammad Abdy MSi pada bimbingan teknis Pembukaan Prodi Kedokteran Unsulbar di Makassar beberap waktu lalu

Jurnalis: Muhammad Rifaldi. B

Unsulbar News, Majene– Menindak lanjuti pembukaan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), beberapa petinggi Unsulbar menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) di Hotel Aston Makassar Sulawesi Selatan. Berlangsung selama tiga hari. (20-22/05/2024)

Wakil Dekan Fakultas ilmu kesehatan (Fikes) Muhammad Irwan S Kep Ners M Kes, saat diwawancarai online sampaikan, dalam kegiatan bimtek selain petinggi Unsulbar juga dihadiri direktur rumah sakit (RS) Polewali mandar dan Majene.

“Ada pak rektor, Wr 1 dan Wr 2, Dekan dan wadek fikes 1 dan 2, Tim Task Force FK Unsulbar, Dekan FK Unsoed dan tim pendamping, Tim dari kelembagaan dikti Kemdikbud ristek, Idi wilayah sulbar, Idi majene, Idi polman, Direktur RS Hajjah andi depu polman, Direktur RSUD Majene,” ucap Irwan via chat WhatsApp.

Ia sampaikan penuh harapan, bahwa dengan bimtek tersebut dapat mempercepat prodi kedokteran dibuka.

“Hal ini bisa menjadi penyempurna pengisian instrumen kedokteran universitas Sulawesi Barat, sebagai percepatan prodi kedokteran dibuka,” kata dia.

Lebih lanjut, Irwan ungkap kegiatan yang berlangsung di makassar tersebut menjadi penyempurna pengusulan program studi (prodi) bulan Maret lalu.

“Bimbingan teknis ini diharapkan nanti adanya penyempurnaan yang ada dalam instrumen pengusulan program studi tersebut, perlu diketahui bahwa  kegiatan ini adalah tindak lanjut juga yang dilaksanakan di hotel Aston Purwokerto pada bulan Maret yang lalu,” tuturnya.

Masih sesi wawancara, dirinya berharap tim dapat meng upload penyempurnaan dan segera mendapat penerbitan izin operasional.

“Kemudian harapan nya adalah dengan adanya bimtek ini kedepannya kita sudah ini, setelah penyempurnaan kemudian di upload lagi di siaga dan harapannya bisa ada visit, visitasi dari kelembagaan untuk penerbitan izin operasional program studi kedokteran,” tambahnya

Apabila proses berkas berjalan lancar, penyelesaian pembangunan dan penerbitan izin akan selaras dan prodi kedokteran segera dibuka.

“Sehingga akan selaras untuk penerbitan izin dan penyelesaian pembangunan gedung kedokteran tersebut, jadi mudah-mudahan bisa secepatnya program kedokteran ini bisa secepatnya hadir di universitas Sulawesi Barat,” pungkasnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok