
Jurnalis: Muhammad Rifaldi. B
Unsulbar News, Majene– Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) selenggarakan kegiatan Pekan Kreativitas Ilmiah dan Inovasi Mahasiswa (PRIIMA), kegiatan pembukaan dilaksanakan pada Jumat (26/9/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Pelataran Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) mengangkat tema “Mendorong Kreativitas dan Prestasi Di Bidang Inovasi Ilmiah dan Olahraga”.
Turut hadir oleh Plt Wakil Rektor (wr) 3 Bidang Kemahasiswaan, Dr H Muh Jamil, M Pd, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Jajaran Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kabag Umum Fikes Unsulbar, Ketua Gugus Penjaminan Mutu Fikes Unsulbar, Ketua Jurusan dan Koordinator Program Studi Fakultas Ilmu Kesehatan, Ketua Senat Fikes Unsulbar, dan jajaran dosen dan tendik Fikes Unsulbar.
Plt Wakil Rektor (wr) 3 Bidang Kemahasiswaan, Dr H Muh Jamil, M Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan dan berharap agar kegiatannya tidak hanya sekedar lomba tetapi memiliki dampak terhadap peningkatan kualitas pengelolaan.
“Saya mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini, berharap pelaksanaannya tidak hanya sekedar menjadi lomba atau acara rutin, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pengelolaan secara menyeluruh, ” ucap Wr 3 dalam sambutannya
Lebih lanjut wakil Rektor bidang kemahasiswaan tersebut juga mengajak seluruh pelajar untuk mengembangkan potensi diri.
“Saya mengajak seluruh pelajar untuk mengenali dan mengembangkan potensi diri, karena tanpa kegiatan seperti ini, kita tidak akan pernah dewasa dalam hidup dan kreativitas. Kegiatan ini adalah ruang yang baik untuk mengembangkan potensi diri dan meraih cita-cita di masa depan,”
PRIIMA merupakan kegiatan yang pertama kali diselenggarakan langsung oleh Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) secara terpisah Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Dr Habibie, S Km M Kes, menyampaikan saat di wawancarai Unsulbar news, awal mula daripada lahirnya kegiatan PRIIMA, berawal dari tugas dari Tridharma Perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Ya, seperti yang kita ketahui dalam Tridarma Perguruan Tinggi, kita harus melakukan tiga hal yaitu pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Setiap semester pelaksanaannya cenderung pada pengembangan akademik. Selain itu, kita juga perlu pengembangan non-akademik, yaitu bagaimana menumbuhkan kreativitas mahasiswa tanpa mengganggu kegiatan akademik,” ucap Dekan Fikes saat di wawancarai
Lebih lanjut pimpinan Fakultas tersebut menyampaikan, “Dari sinilah muncul ide “pekan” yang dilakukan setiap minggu dengan berbagai kegiatan untuk mengembangkan kreativitas ilmiah dan inovasi siswa. Kegiatan ini meliputi penulisan karya ilmiah, inovasi sebagai agen perubahan berbasis produk atau kebijakan, pengabdian masyarakat yang nyata dan berdampak, serta pengembangan kreativitas seni. Ilmu dan seni harus berkolaborasi agar saling melengkapi,” tambahnya
Alim Hambali kerap di sapa Mahasiswa Keperawatan angkatan 2021 sekaligus Ketua panitia PRIIMA Fikes Unsulbar kegiatan ini merupakan kegiatan yang dj selenggarakan pertama kali dan berlangsung cukup lama karena dilaksanakan di waktu weekend.
“Untuk kegiatan pertamanya ini kegiatan PRIIMA Fikes di mulai dari tanggal 26 September 2025 dan akan berlangsung selama kurang lebih 2 bukan setiap akhir pekan yaitu di hari sabtu dan minggu sampai di tanggal 8 November 2025,” ucap Ketua panitia PRIIMA Fikes
Lebih lanjut ketua panitia itu menyampaikan untuk puncak acaranya sendiri di pekan ke tujuh sekaligus pemilihan duta Fakultas.
“Untuk puncak acaranya sendiri itu di pekan ke tujuh yaitu di tanggal 8 November 2025, di mana puncak nya itu akan ada pemilihan duta Fakultas, ” tambahnya saat di wawancara langsung
Kepada Unsulbar news, mahasiswa yang kerap di sapa Alim itu menyampaikan kendala dalam kegiatannya yaitu sulit nya berkoordinasi dengan panitia yang lain melihat panitia yang bertugas adalah angkatan 23 dan 24 yang masih minim dalam berkegiatan.
“Untuk pertama kendalanya di kita itu ada di sumberdaya nya kita di mana rata-rata kan panitia-panita ini dari Angkatan 23 dan 24 di mana dari mereka sendiri ini kurang pengalaman dalam berkegiatan jadi agak sulit untuk mengkoordinir mereka semua, terlebih dari saya sendiri sulit untuk mengatur bagaimana mereka untuk bekerja jadi secara tidak langsung harus turun tangan juga, ” tutup nya
Editor: Nurul Inzana Filail

