
Jurnalis : Mardiwansyah
Editor : Abdul Majid
Unsulbar News, Majene : Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti mengadakan Workshop Program Mobilisasi Dosen Pakar/Ahli yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi Sasaran (Pertisas) terutama pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baru. Universitas Sulawesi barat (Unsulbar) selaku salah satu PTN baru pun terpilih dalam program ini, setelah melalui proses penyeleksian proposal oleh Kementerian riset, teknologi dan pendidikan tinggi.
Kegiatan lokakarya dan standarisasi pengelolaan e-journal berbasis open journal system (OJS) dan pengelolaan teknis konferensi internasional diadakan di kantor Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Penjaminan Mutu (LPPM-PM) Unsulbar, Rabu (20/9). Kegiatan tersebut diikuti oleh setiap program studi dan mengutus dua perwakilan untuk mengikuti kegiatan ini. Ada pun pematerinya yakni dosen pakar/ ahli Muhammad Arsyad, Ph.D yang juga merupakan dosen Universitas Hasanuddin (Unhas). Pemateri dipilih dari Unhas karena Unhas merupakan Perguruan tinggi sumber (Pertisum) yang telah mengadakan MoU dengan Unsulbar.
Kepada Unsulbar News ketua LPPM-PM Dr. Ir. Abdul Kadir Paloloang, M.P mengatakan tugas dosen itu ada tiga mengajar, penelitian dan mengabdi. Jika hanya penelitian itu tidak cukup, tetapi yang lebih penting itu publikasi. Berhubung materi hari ini mengenai pelatihan publikasi, jadi diharapkan nantinya para dosen tahu mengenai hal itu (publikasi).
