
Jurnalis: Citra Indah Pratiwi
Editor: Mardiwansyah
Unsulbar News, Majene. Peringati Hari pendidikan nasional (Hardiknas), puluhan mahasiswa tergabung dalam Aliansi pemuda peduli pendidikan (Apdi) lakukan aksi damai diempat titik antara lain depan dinas pendidikan, tugu pahlawan, Kantor Bupati Majene dan Kantor DPRD Majene (2/5).
Mereka (Apdi) menuntut pemerintah daerah untuk memberikan infrastruktur yang memadai di setiap sekolah yang terisolasi, mengfungsikan tenaga pendidik yang profesional dan merata, mewujudkan visi misi Jokowi – JK tentang pendidikan, realisasikan penambahan anggaran terhadap bantuan biaya pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi, pembuatan Perda (Peraturan daerah) tentang adanya pembatasan terhadap kos mahasiswa putra dan putri, serta gratis pendidikan tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat
Kadri selaku jendral lapangan mengungkapkan tujuan diadakannya aksi damai ini untuk mewujudkan Majene sebagai pusat pendidikan di Sulawesi barat. Wajah pendidikan, lanjutnya, saat ini perlu mendapatkan perhatian serius dari wakil rakyat, dan sebagai mahasiswa menurutnya punya peran besar dalam rangka mengawal pendidikan yang semestinya. “Jangan sampai tak ada tindak lanjut yang terkesan tanpa tanggapan,” kata mahasiswa teknik itu dalam orasinya.
Kepada massa wakil Bupati Majene H Lukman, M Pd mengatakan siap untuk kerja sama guna merealisasikan Majene sebagai kota pendidikan yang layak, mengingat setiap tahunnya Majene akan kedatangan pendatang terutama mahasiswa.

