Tingkatkan Produksi Sarung Sutra Mandar, Dosen Unsulbar Bentuk Mitra Usaha

Gambar : Ketua tim, Indahyani (tengah) saat foto bersama kelompok mitra pengrajin sarung sutera Mandar.

Jurnalis : Kristanti
Editor : Masdin

Unsulbar News, Majene. Dosen Universitas Sulawesi barat (Unsulbar) yang tergabung dalam tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) lakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada para pengrajin tenun sutra dan membentuk kelompok usaha yang diberi nama ” Kelompok Sutra Mandar”.

Program tersebut dilaksanakan di Desa Karama, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Kepada Unsulbar News (17/09), Ketua tim Indahyani menjelaskan alasan melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada pengrajin tenun sutra karena potensi pengrajin tenun besar tetapi inovasi dalam pengembangan usaha masih kurang.

“Dalam sosialisasi dan penyuluhan kami memberikan inovasi kepada para pengrajin tenun agar jangan hanya membuat sarung tenun tetapi juga bisa membuat label kemasan dengan menyertakan nama kelompok usaha dan kontaknya agar lebih mudah dikenal oleh masyarakat secara luas, ” ujarnya.

“Selain itu, saya menyarankan untuk melakukan penjualan dan periklanan produk, mengingat perkembangan teknologi informasi sekarang yang sangat berkembang pesat. Hal tersebut dapat membantu dalam peningkatan pemasaran dan sarung tenun mandar bisa dikenal secara luas,” tambahnya.

Dosen Fakultas Ekonomi Unsulbar tersebut saat berkunjung memantau perkembangan kelompok usaha binaan melihat bahwa pemasaran sudah lebih meningkat dibanding sebelum adanya sosialisasi dan penyuluhan.

“Mereka mengatakan bahwa pemasaran sudah agak meningkat. Dulu mereka membuat sarung tenun jika ada yang memesan sekarang mereka menyediakan produk dan bisa terjual tanpa ada pemesanan terlebih dahulu,”.

Proses pembuatan kain tenun sutra

Mewakili tim, ia berharap para pengrajin tenun bisa meningkatkan kualitas produksi sarung tenun sutra dan memperluas pemasaran secara inovatif dan krativitas yang semakin baik.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok