
Gambar: Penandatanganan MoU Rektor Unsulbar dengan BSKLN, sumber: Panitia
Jurnalis: Muhammad Rifaldi. B
Unsulbar News, Majene – Rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Prof Dr Muhammad Abdy, S.Si M.Si teken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia (RI), Selasa (1/10).
Berlangsung di ruang teater, gedung A, kampus Padang-padang Unsulbar, pihak dari Kemenlu RI diwakili oleh Kepala Pusat Strategis Kebijakan Kawasan Asia Pasifik dan Afrika, Vahd Nabil Achmad Mulachela.
Pantauan Unsulbar News, selaian hadir langsung rombongan dari Kemenlu RI, hadir pula secara online kepala Badan Startegis Kebijakan Luar Negeri (BSKLN), Yayan Ganda Hayat Mulyana.
Turut hadir dalam acara Ketua LPPM Unsulbar, Nasir Badu Phd, Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Unsulbar, Dr H Burhanuddin M Si, beserta wakil dekan dan civitas akademika Unsulbar lainnya.
Rektor Unsulbar Prof Abdy punya harapan besar terkait MoU yang dibangun Unsulbar dengan Kemenlu RI ini, dimana sebagai langkah jajaki kerja sama khusunya terkait pendidikan, penelitian hingga pengabdian.
“Kita berharap dengan kerja sama ini tentu akan ada semacam kolaborasi, antara Unsulbar dan Kemenlu, seperti penelitian, pengabdian, pengajaran dengan kolaborasi itu dengan teman-teman dosen,” ucap Prof Abdy dalam sambutan.
Sambutan Kepala BSKLN Kemenlu RI
Yayan Ganda Hayat Mulyana dalam kesempatannya menyampaikan bahwa kegiatan penandatanganan MoU hari ini adalah merupakan salah satu lanjutan daripada koordinasi da n kerja sama yang dilakukan pada tahun 2023 lalu.
“Salah satu bentuk koordinasi dan kerja sama tersebut juga kita saksikan pada saat perwakilan Badan Strategis Kementerian Luar Negeri (BSKLN) tahun lalu dalam rangka kuliah umum peringatan Hut Proklamasi kemerdekaan RI dan Hut Kemlu ke 78 berkunjung ke Universitas Sulawesi Barat pada 2023 yang merupakan tonggak awal kerjasama BSKLN dengan Universitas Sulawesi Barat,” ucapnya melalui virtual zoom.
Setelah kunjungan yang dilakukan oleh pihak kementrian luar Negeri pada 2023 sebagai langkah awal untuk membangun kerja sama anatara Unsulbar dengan Kemenlu RI, dari pihak Unsulbar sendiri melakukan kunjungan balasan untuk follow up kembali terkait kerjasama yang dibuat khususnya dalam pembangunan Pusat Studi Asia Tenggara.
Baca juga: Unsulbar Kini Punya Pusat Studi Asia Tenggara, Diresmikan Langsung Kemenlu RI
“Dan semakin mengurucut saat kunjungan balasan dari tim Universitas Sulawesi Barat ke Kementerian Luar Negeri pada tanggal 1 Agustus 2024,” tambahnya
Pihak kementrian luar negeri pun menyambut baik hal tersebut melihat Unsulbar sendiri memiliki visi yang kuat dalam sektor pengembangan pendidikan penelitian dan pengabdian kapada masyarakat. Sehingga mereka yakin bahwa Unsulbar telah berperan penting dalam pengembangan sumber daya manusia khsusus nya di kawasan timur Indonesia.
“Kami menyambut baik kerja sama ini terutama dengan Universitas Sulawesi Barat yang memiliki visi kuat dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, kami meyakini Universitas Sulawesi Barat yang terletak di Majene Sulawesi Barat telah berperan besar,” Sambungnnya
Lebih lanjut Kepala BSKLN tersebut menyampaikan bahwa kiranya kemitraan sinergi dan peran BSKLN dengan Unsulbar bisa terlaksana dalam kerjasama dengan diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman terkait penelitian.

