
Jurnalis: Muh Ikmal
Unsulbar News, Majene – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), menggelar pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) di Ruang Teather Gedung Kembar A Unsulbar, Sabtu (14/09/ 2024).
Mengusung tema “Optimalisasi peran Mahasiswa FMIPA Unsulbar dalam mengembangkan keterampilan serta kemampuan intelektual melalui Karya Tulis Ilmiah berbasis IT”. Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan BEM FMIPA Unsulbar dan diikuti ratusan mahasiswa dari FMIPA Unsulbar.
Pantauan tim Unsulbar News, terlihat wakil dekan I FMIPA, Herman Rachman SSi MSi turut hadir dan membuka secara resmi acara tersebut.
Materi pelatihan dipandu secara langsung dua dosen dari FMIPA, Reski Wahyu Yanti S Si MSi dan Muh Hijrah S Pd M Si, yang dibagi dalam dua sesi pemaparan materi.
Pada sesi pertama, Reski Wahyu Yanti menjelaskan kepada mahasiswa bahwa penggalian ide dan melakukan riset untuk pembuatan karya tulis ilmiah merupakan hal wajib yang harus dilakukan mahasiswa.
“Mengapa perlu melalukan riset, agar karya tulis yang dilakukan oleh mahasiswa dapat tertata dengan berdasarkan fakta yang objektif dan menemukan sisi yang menarik,” tuturnya saat membawakan materi.
Lebih lanjut, dosen Statistika tersebut juga menambahkan bahwa dalam membuat karya tulis ilmiah, semakin banyak bahan akan semakin baik dan diusahakan 70% materi telah dikuasai.
Dalam kesempatannya, Reski juga menampilkan link Google Schoolar dan Sinta sebagai link yang dapat diakses mahasiswa dalam menemukan referensi karya tulis ilmiah.
Pada sesi kedua, Muh Hijrah menyampaikan teknik dan penyajian karya ilmiah di era digital serta alat pendukung yang dapat digunakan seiring perkembangan Teknologi Informasi (IT). Seperti keberadaan Artificial Intelligence (AI).
“Membuat karya tulis ilmiah boleh menggunakan AI, namun harus memperhatikan unsur plagiarisme yang dapat terdeteksi, bahkan bisa menghilangkan gelar akademisi. Menggunakan AI hanya untuk teman diskusi dan bukan untuk pengganti, atau hindari menggunakan AI untuk menggantikan konten ilmiah langsung,” jelas Muh Hijrah yang merupakan ketua program studi Statistika itu.
Kegiatan pelatihan karya tulis ilmiah tersebut dapat digelar dengan menggunakan uang kas BEM FMIPA. Seperti yang diungkapkan ketua panitia, Sitti Hapsa pada sesi sambutannya.
Secara terpisah ketua BEM FMIPA, Salim menaruh harapan agar kegiatan ini dapat membantu mahasiswa dalam pembuatan karya tulis ilmiah. Serta pada akhir kepemimpinannya, ia berpesan kepengurusan selanjutnya dapat berkembang lebih baik lagi.

