
Penulis : Cahya
Editor : Masdin
Unsulbar News, Polewali Mandar. Banjir yang melanda Sebagian wilayah kec.tapango akibat curah hujan cukup tinggi mengakibatkan beberapa wilayah mengalami banjir. Desa terdampak cukup parah adalah desa Riso kecamatan tapango (26/08/21).
Banjir terjadi diakibatkan meluapnya sungai di desa riso akibat cuaca buruk , membuat beberapa warga yang tinggal dibantaran sungai terkena dampaknya.
Tercatat enam rumah warga mengalami rusak parah dan belasan rumah lainnya juga terancam, lantaran letak rumah yang berdekatan dengan sungai.
Hingga berita ini tersebar , pengurus dan kader Lingkar Mahasiswa Tapango (Limata) Sulawesi Barat bersama – sama melaksanakan penggalangan dana di beberapa lokasi , diantaranya Pasar Wonomulyo dan Pasar Pelitakan. Penggalangan dana dilaksanakan dua hari setelah informasi banjir beredar.
Pemberian bantuan langsung ke korban dampak banjir riso sempat mengalami kesulitan, dikarenakan jembatan penghubung antar wilayah di desa riso mengalami kerusakan, para relawan harus melalui sungai dengan arus cukup deras menuju lokasi bencana.
Veronika(21) salah satu korban dampak banjir desa riso , mengaku senang akan kedatangan teman teman mahasiswa Limata untuk langsung memberikan donasi berupa sembako dan uang tunai.
Selain kerusakan rumah, banjir juga mengakibatkan pemadaman listrik dikarenakan beberapa tiang mengalami kerusakan. Tercatat ratusan warga di desa riso mengungsi ketempat yang lebih aman

