Peringati Hari Nelayan, Himapri Unsulbar Gelar Aksi Damai

Gambar : Aksi damai Himapri Unsulbar memperingati hari nelayan di bundaran pusat pertokoan Majene

Jurnalis : St. Mulkia Nasira B

Editor : Mardiwansyah

Unsulbar News, Majene. Himpunan Mahasiswa Perikanan (Himapri) Universitas Sulawesi Barat, hari ini Jumat (6/4/18) menggelar aksi unjuk rasa memperingati hari nelayan nasional.

Bertajuk aksi damai, pengurus dan anggota Himapri dengan jumlah massa kurang lebih 40 orang turun ke jalan menyuarakan aspirasi masyarakat nelayan khususnya nelayan  Majene. Mengangkat isu dan masalah pembuatan kartu nelayan, pembuatan suat kapal, pengawasan Fishing Ground, pencemaran laut, dan pemberian bantuan kepada masyarakat nelayan yang tidak selektif menjadi  dasar aksi damai mahasiswa Himapri di tugu pahlawan pusat pertokoan Majene.

Baca juga : Aksi Hari Nelayan : Pemda Buka Ruang Dialog, Berikut Tuntutan Himapri

Jenderal lapangan Andi Riqiq Ridwan Saleh yang juga ketua Himapri Unsulbar dalam orasinya mendesak pemerintah agar memudahkan pengurusan surat nelayana karena sulitnya nelayan dalam pengurusan hingga berbulan-bulan.

“ karena surat pengukuran kapal ini kami terima salah satu pihak instansi ini, instansi dari pusat itu atau sahbandar untuk menerbitkan surat ijin itu harus memakan waktu hingga  6 bulan, sedangkan di daerha lain kenyataannya hanya memakan waktu  empat hari ” ungkap pria berambut ikal itu.

Dari pantauan jurnalis Unsulbar News, massa melanjutkan aksinya di kantor bupati kabupaten Majene dengan pengawalan aparat kepolisian.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok