PKKMB Unsulbar 2025 Diwarnai Aksi Mahasiswa Tuntut Transparansi dan Perbaikan Tata Kelola

Suasana Demonstrasi di depan Auditorium Mini Unsulbar pagi ini. Sumber Foto: Unsulbar News/Nurul Inzana Filail

Jurnalis: Nurul Inzana Filail

Unsulbar News, Majene – Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) 2025 yang digelar di Gedung Auditorium Mini pada Selasa (12/8/2025) pagi tadi diwarnai aksi demonstrasi dari Aliansi Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat.

Aksi yang berlangsung di pelataran gedung tersebut digelar bersamaan dengan jalannya acara PKKMB yang dihadiri berbagai tamu undangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Pemerintah Daerah Se Sulawesi Barat.

Massa aksi membentangkan spanduk serta menyampaikan orasi yang berisi tuntutan terkait transparansi anggaran, perbaikan infrastruktur, hingga evaluasi kebijakan kampus.

Dalam pernyataan yang disampaikan dan tertulis, mereka menuntut empat hal pokok, yakni:

Kepada Gubernur Sulawesi Barat:

  1. Evaluasi Berkala & Transparansi Anggaran: Mendesak Gubernur Sulawesi Barat melakukan evaluasi rutin dan membuka secara transparan alokasi anggaran yang diberikan Pemerintah Provinsi kepada Universitas Sulawesi Barat
  2. Publik berhak tahu ke mana uang rakyat dibelanjakan, tanpa ada ruang untuk penyalahgunaan atau manipulasi data.

Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Majene:

  1. Perbaiki Infrastruktur sesuai RTRW No. 12 Pasal 4 Tahun 2012
  2. Tuntaskan persoalan pembangunan dan penataan wilayah yang tidak sesuai dengan aturan tata ruang.
  3. Tegakkan AMDAL: Setiap pembangunan di Kabupaten Majene wajib memenuhi Kajian AMDAL secara ketat, demi mencegah kerusakan lingkungan dan bencana yang merugikan rakyat.

Kepada Rektor dan Pihak Kampus Universitas Sulawesi Barat

  1. Evaluasi Tata Kelola Prasarana: Mendesak perbaikan fasilitas kampus, termasuk tindak lanjut nyata atas MoU yang ditandatangani pada 23 Mei 2025.
  2. Perbaikan Akses Jalan ke Kampus: Segera realisasikan infrastruktur jalan yang layak dan aman untuk mahasiswa dan masyarakat sekitar.
  3. Fasilitas Ibadah Inklusif: Tingkatkan dan perbaiki sarana ibadah bagi semua agama di lingkungan kampus, sebagai wujud penghormatan terhadap keberagaman..

Evaluasi dan Verifikasi UKT:

  1. Pengelolaan Anggaran Wisuda yang Transparan: Hentikan praktik pengelolaan dana wisuda yang tidak jelas dan tidak akuntabel.
  2. Buka Rincian Anggaran PKKMB 2025: Publikasi secara terbuka pengalokasian dan PKKMB agar tidak ada penyelewengan dan pemborosan anggaran.

Dalam penyampaian orasi, pihak mahasiswa mengatakan permohonan sebesar-besarnya agar kiranya dipertemukan dengan pihak-pihak yang terlibat.

Aksi ini tentunya menarik perhatian jajaran pimpinan kampus.

Wakil Rektor III Unsulbar, Dr Muhammad Jamil Barambangi, pun turut hadir mendengarkan orasi yang dibacakan.

Ia lalu menyampaikan bahwa pihaknya akan mengupayakan mediasi antara mahasiswa dengan pihak-pihak terkait.

“Saya akan berusaha memfasilitasi mediasi agar semua pihak bisa dipertemukan,” ujarnya singkat sebelum kembali memasuki gedung.

Massa aksi juga menyatakan akan memaksa masuk ke dalam kegiatan jika tidak diberi kesempatan untuk mediasi.

Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung dan menunggu tindak lanjut dari WR 3.

Situasi ini masih terus di pantau oleh Unsulbar News.

Nurul Inzana Filail

Just call me Iyun. Meet me on Instagram @iyunniee_

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok