Tim PKMS Unsulbar Latih Ibu-ibu Olah Hasil Ikutan Ternak Jadi Keripik

Foto bersama Dosen Unsulbar dengan ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Bura’ Asso Desa Adolang usai kegiatan pelatihan, Rabu (10/08/2022)

Jurnalis: M. Masdi

Unsulbar News, Majene – Dosen Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) laksanakan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) di Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulbar.

Kegiatan berupa pelatihan pemanfaatan hasil ikutan pemotongan ternak ayam itu ditujukan kepada ibu-ibu di Desa Adolang, Rabu (10/8/2022).

Dosen yang melakuan kegiatan ini yaitu Dr. Irma Susanti S.S.Pt.,M.Si, Suhartina.S.Pt.,M.Si, dan Dahniar.S.P.,M.Si

Adapun ibu-ibu yang mendapat pelatihan dalam PKMS tersebut adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Bura’ Asso Desa Adolang.

Selama pelatihan, tim dosen memaparkan materi ilmiah tentang hasil ikutan ternak ayam serta cara pengolahannya.

Hasil ikutan ternak ayam sendiri seperti kulit, usus, dan ceker yang masih mempunyai nilai gizi tinggi untuk dijadikan makanan ringan kripik.

Ketua KWT Bura’ Asso, Haeda menyampaikan rasa syukur atas adanya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah dari tadinya kita tidak tau bahwa limbah ikutan pemotongan ayam bisa di olah, menjadi tau dengan adanya kegiatan ini,” ujarnya saat di temui usai pelatihan.

Ketua PKMS kali ini Dr. Irma Susanti menyampaikan dengan terlaksananya kegiatan pelatihan tersebut dapat menunjang pendapatan dan peluang kerja untuk usaha mikro.

“Sasarannya adalah ibu-ibu, jadi ini dapat menjadi penunjang pendapatan dan juga peluang kerja untuk usaha kecil,” ucapnya saat diwawancara Unsulbar News.

Lebih lanjut, ia menyampaikan kedepannya hasil ikutan pemotongan ayam dapat terus dimanfaatkan.

Mengingat hasil ikutan pemotongan ayam kurang dimanfaatkan, bahkan dibuang begitu saja karena berangkat dari ketidak tahuan masyarakat mengolah lebih lanjut.

“Kita harapkan kedepannya hasil ikutan ayam ini dapat terus di manfaatkan karena disamping dia masih memiliki nilai gizi yang tinggi juga bisa menjadi alternatif usaha kecil,” tutupnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok