Yudisium Mahasiswa Fikes Unsulbar, Tiga Lulusan Terbaik Peroleh IPK 4,00

Suasana pembukaan kegiatan yudisium dan pengambilan sumpah profesi Fakultas Kesehatan/ Foto: UNSULBARNEWS/ Muh. Ikmal

Penulis: Muh Ikmal

Unsulbar News, Majene – Fakultas Kesehatan (Fikes) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) langsungkan yudisium di gedung Auditorium, Rabu (22/11/2023).

Setidaknya 27 mahasiswa Program Studi Strata 1 (S1) Keperawatan dan 22 mahasiswa Proram Studi Profesi Ners hadir pada kegiatan tersebut.

Pantauan Unsulbar News, selain yudisiuam kegiatan juga dirangkaikan dengan pengambilan sumpah profesi dan pengucapan janji program sarjana keperawatan.

Turut hadir tamu undangan perwakilan dari Rumah Sakit Polewali Mandar (RS Polman), Rumah Sakit Majene, Dinas Kesehatan (Dinkes) Majene, puskesmas tempat praktik mahasiswa dan juga rumah tahanan (rutan) Majene.

Pertama Kali Dirangkaikan dengan Sumpah Profesi

Ketua panitia Eva Yuliani MKep katakan bahwa yudisium tahun ini, pertama kali dipadukan dengan pengambilan sumpah profesi dan pengucapan janji bagi mahasiswa keperawatan.

“Ini pertama kali digabung, sebelumnya itu hanya penyumpahan dan janji. Sedangkan yudisium itu kami biasanya setelah ujian langsung yudisium,” ucap Eva Yuliani saat diwawancara nsulbarnews.com (22/11) di lokasi kegiatan.

Dosen Fikes Unsulbar tersebut juga ungkap, bahwa dihadirkannya tamu undangan pada kegiatan merupakan bentuk ucapan terima kasih atas perizinan praktikum mahasiswa selama di tempat mereka.

“Ini sebagai rasa terima kasih kami terhadap mitra, untuk menyaksikan bahwa mahasiswa yang praktek di tempatnya mereka itu sudah berhasil menyelesaikan proses pendidikannya,” sambung Eva, saapan ketua panitia itu.

IPK Sempurna 4,00

Dalam pengumuman, ditetapkan tiga mahasiswa program profesi ners jadi lulusan terbaik yaitu Andi Cici Fahira, Atika dan Melki Suprianto. Ketiganya juga berhasil memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00.

Masih di lokasi kegiatan, Dekan Fikes Unsulbar Prof Dr Muzakkir MKes sampaikan apresiasi terhadap para peserta yang sudah berada di tahap akhir. Serta berpesan agar tetap kuatkan etika dan moral sebagai tenaga kesehatan dalam hal ini seorang perawat.

“Kami sangat mengapresiasi peserta yang sudah berada di tahap akhir perkuliahan ini, kami juga berpesan bahwa mahasiswa tetap kuatkan etika dan moral seorang perawat,” ucapnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok